"Ini Pak Abraham sendiri belum pernah bicara dalam rapat pimpinan," kata Bambang usai mengisi seminar di Unika Soegijapranata, Semarang, Kamis (20/3/2014).
Ia menegaskan saat ini para pimpinan KPK masih fokus pada pemberantasan korupsi. Lagipula, lanjut Bambang, isu tersebut masih berupa perbincangan di media dan belum bisa dipastikan.
"Terus terang, ini kan baru ribut di media, kami belum pernah mendiskusikan ini. Konsentrasi pimpinan ke pemberantasan korupsi," tegasnya.
Namun jika nantinya benar akan mendampingi Prabowo Subianto, maka seperti halnya pejabat lain, Abraham Samad harus mundur dari jabatan ketua KPK.
"Kita belum punya pengalaman, memang seharusnya kayak pejabat lain, mengundurkan diri," tandas Bambang.
Menanggapi dirinya dilirik untuk menjadi cawapres Prabowo, Abraham Samad tidak pernah memberikan jawaban menolak. Sinyal-sinyal positif justru dilontarkan Ketua KPK itu.
"Saya tinggal menunggu takdir, apakah jadi wapres, presiden, atau tetap jadi ketua KPK," katanya kemarin Rabu (19/3/2014).
(alg/van)











































