Masalah tersebut menunjukkan Unit Pelayanan Transjakarta tidak professional. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) enyiapkan perusahaan daerah yang akan mengambil alih pengelolaan TransJakarta.
"Makanya kita memang mesti serahkan pada PT Transportasi Jakarta saja biar professional," kata Ahok di Balai Kota, Kamis (20/3).
PT Transportasi ini nantinya akan berbentuk BUMD. "Target saya paling lambat bisa dibentuk bulan depan, kalau bisa akhir bulan ini. Semua sudah siap, sudah tanda-tangan Perdanya sejak Desember," ujarnya.
Sementara itu, Ahok berujar sebenarnya ada perusahaan swasta Telkomsel yang ingin menyumbang 30 unit bus namun dipersulit jajaran pegawai Pemprov DKI Jakarta. Dia sempat marah-marah ketika rapat dengan UP Transjakarta, Dishub dan Badan Pengawas Keuangan Daerah serta Telkomsel dua pekan lalu.
Ahok memastikan 30 unit bus tersebut akan diterima oleh Pemda. "Ini lagi di urus sama BPKD, pasti akan diterima," katanya.
(ros/aan)











































