Dalam acara Seminar Nasional HUT Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) dengan tema 'Mewujudkan Pemilihan Umum yang Jujur dan Adil Melalui Penegakan Hukum dan Etika' di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (20/3/2014). MA juga menyatakan keinginannya agar pemilu berjalan baik.
"Tentu kita harapkan pesta demokrasi berjalan dengan baik, untuk pemilu yang luber, melahirkan wakil rakyat yang legitimate. Di sisi lain, penyelenggaraan pemilu harus sesuai kode etik," kata Wakil Ketua MA bidang Yudisial Muhammad Saleh.
Saleh menambahkan, seminar ini juga untuk mengarahkan para hakim di Indonesia siap mengadili kasus-kasus pidana dan penyelenggaraan terkait pemilu. Hal ini dilakukan dengan mengundang Ketua DKPP Jimly Ashiddiqie, KPU, MK, dan pakar hukum tata negara.
"Oleh karena itu, banyak informasi yang dapat kita cari dari para narsum," ujar Saleh.
Dalam kesempatan yang sama, juru bicara Ikahi Syamsul Maarif menyatakan acara ini sebagai dukungan pelaksanaan pemilu yang jurdil. Semua lembaga yang terlibat dalam proses penyelenggaraan pemilu dan hasil pemilu juga dilibatkan.
"Ada isu menggulir, apakah sengketa pemilu di MK atau di peradilan umum, ya ini yang kita tunggu pendapat para ahli," ujar Syamsul.
"Kalau kita hakim itu, mau dikembalikan atau tidak ya tinggal jalankan saja, tapi saya pribadi berpendapat di MA sudah banyak perkara ini," ujar hakim agung itu menambahkan.
(vid/rmd)










































