Apapun Putusan MK, Duel Capres Diprediksi Tetap Jokowi Vs Prabowo

Apapun Putusan MK, Duel Capres Diprediksi Tetap Jokowi Vs Prabowo

- detikNews
Kamis, 20 Mar 2014 13:32 WIB
Apapun Putusan MK, Duel Capres Diprediksi Tetap Jokowi Vs Prabowo
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan judicial review UU Pilpres yang diajukan Yusril Ihza Mahendra sore nanti. Apapun keputusannya, Jokowi dan Prabowo diprediksi akan tetap jadi capres yang mendapat dukungan publik paling kuat.

"Saya kira tidak akan banyak berpengaruh terhadap dukungan publik terhadap capres terkuat. Saat ini kan yang vis a vis itu Jokowi dan Prabowo," ujar pakar komunikasi politik dari FISIP Universitas Airlangga Dr Henry Subiakto saat dihubungi detikcom, Kamis (20/3/2014).

Menurut Henry, putusan MK tersebut, kalaupun menerima pengajuan Yusril, hanya akan berpengaruh pada peta koalisi dan jumlah pasangan capres-cawapres. Namun persepsi publik terhadap capres yang akan dipilih tidak akan banyak terpengaruh.

Tanpa keputusan MK pun, menurut Henry, jumlah pasangan capres-cawapres yang akan bertarung di Pilpres diprediksi tiga pasangan, yaitu Jokowi, Prabowo dan Wiranto. Jika MK mengabulkan permohonan Yusril, Henry memprediksi jumlah capres hanya akan bertambah satu, yaitu Yusril.

"Tapi yang lain-lain ini kan penggembira saja. Karena yang terkuat itu hingga saat ini berdasarkan survei-survei yaitu Jokowi dan Prabowo. Karena orang tentu melihat siapa-siapa yang elektabilitasnya naik, itu Jokowi dan Prabowo," imbuhnya.

Meski jumlah pasangan capres-cawapres diprediksi 3 atau 4 pasang, Henry memprediksi dukungan koalisi tetap akan banyak mengarah kepada Jokowi dan Prabowo. Henry beralasan, survei yang menempatkan Jokowi sebagai yang terkuat disusul Prabowo, membuat parpol-parpol lain akan merapat kepada PDIP.

"Karena yang namanya politisi akan cari yang lebih tinggi polling-nya. Dan Jokowi pollingnya saat ini lebih tinggi," pungkas Henry.

(rmd/trq)


Berita Terkait