Masih Dibongkar, Tenda Pernikahan Anak Sekretaris MA Dijaga Tentara

Masih Dibongkar, Tenda Pernikahan Anak Sekretaris MA Dijaga Tentara

- detikNews
Kamis, 20 Mar 2014 12:22 WIB
Masih Dibongkar, Tenda Pernikahan Anak Sekretaris MA Dijaga Tentara
Jakarta - Hampir seminggu berlalu, pesta pernikahan putri Sekjen MA Nurhadi masih tersisa. Puluhan pekerja sibuk membongkar tenda besar di atas tanah milik Nurhadi di Megamendung, Bogor.

Tepat pada Kamis (13/3) lalu, acara pernikahan Rizki Aulia Rahmi putri dari Nurhadi dan Rizky Wibowo digelar. Acara hari Kamis itu pengajian.

"Tamu-tamunya dari Jakarta juga," kata Kaur Kesejahteraan Desa Sukamanah, Megamendung, Ishak, saat ditemui detikcom, Kamis (20/3/2014).

Sayangnya, detikcom yang menyambangi lokasi pernikahan di Megamendung tak boleh diperkenankan melihat ke dalam. Gerbang depan dari seng setinggi dua meter ditutup dan dikunci dari dalam.

"Nggak boleh masuk Pak," kata seorang pekerja dari dalam saat detikcom mencoba mendorong pagar seng itu.

Dari celah pagar seng itu, para pekerja tampak bergegas bekerja membongkar tenda dari besi-besi besar dan menaikkannya ke atas truk.

"Orangnya nggak ada Pak, nggak usah masuk," tegur seorang anggota TNI yang berjaga di luar.

Anggota TNI itu kemudian memberitahu kalau pesta hajatan sudah selesai. Acara digelar dua hari pada Kamis dan Jumat pekan lalu.

"Ini masih dibongkar, karena besi-besinya berat," jelas anggota TNI itu.

Tak lama, datang sekitar 10 orang para pekerja. Mereka tenaga bantuan untuk membongkar tenda. Yang masih tersisa satu tenda besar dan sebuah tenda kecil.

"Lewat belakang masuknya," teriak seorang pekerja memberitahu temannya yang baru datang.

Para pekerja yang baru datang itu bergegas masuk lewat jalan di samping vila yang belum jadi itu. Tanah itu menurut Ishak yang ditemui di balai Desa Sukamanah memang milik Nurhadi. Tanah itu seluas lebih dari 1.000 meter.

"Itu sejak 4 tahun lalu, tapi ya gitu hanya pondasi saja, nggak ada bangunan," jelas Ishak.

Lokasi tanah itu berada di pinggir Jl Cikopo Selatan. Sekeliling tanah sudah ditembok, hanya gerbangnya saja yang dari seng. Cerita pernikahan putri Nurhadi memang masih diperbincangkan warga. Maklum saja, pesta pernikahan itu memang benar-benar wah.

Untuk membangun tenda saja dibutuhkan waktu lebih dari 3 minggu. Kemudian ditambah dekorasi ribuan bunga, dinding kaca, AC, WC portable, sampai pernak pernik lainnya. Acara puncak digelar pada Jumat pagi. Akad pernikahan itu memang spesial tamu-tamu pejabat dari Jakarta datang

"Tamu-tamunya ya pejabat dari Jakarta lah, saya juga nggak masuk. Jaga di luar, bareng Linmas, dari polisi juga TNI," tutup Ishak.

Soal penjagaan TNI ini, Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Ridwan Mansyur, menilai itu hak Nurhadi.

"Ya mengenai itukan, itukan masalah pribadi. Jadi gini, yang di Megamendung itu memang acaranya Pak Nurhadi. Itu bukan di diklat yah. Yang di Mulia itu baru acara besan," ujar Ridwan Mansyur di Ancol.

(ndr/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads