"Pak Harto, 32 tahun memerintah beliau tingkatkan peran Indonesia dari negara terbelakang menjadi negara berkembang. Luar biasa pesatnya, ada swasembada pangan. Indonesia dapat penghargaan tertinggi FAO," kata Aburizal Bakrie di Hotel Aston, Medan, Kamis (20/3/2014).
"Tentu yang tak baik kita hilangkan," imbuh Ical.
Ical memaparkan beberapa yang sudah berganti dan tak perlu dilanjutkan adalah soal demokrasi terpimpin pada zaman Soeharto.
"Kita sudah putuskan desentralisasi, maka kita tak mau kembali pada sentralisasi," ujarnya.
"Maka setelah Pak Harto ke Pak Habibie penegak dasar-dasar demokrasi. Itu dipertahankan," tegas capres Golkar itu.
(iqb/trq)











































