Pemilu Thailand akan Digelar 6 Februari 2005
Kamis, 09 Des 2004 13:02 WIB
Jakarta - Thailand akan menggelar pemilihan umum (pemilu) nasional pada 6 Februari 2005 mendatang. Ini sepekan lebih awal dari waktu yang direncanakan semula. Demikian disampaikan ketua Komisi Pemilu Thailand, Vasana Permlap seperti diberitakan AFP, Kamis (9/12/2004)."Komisi pemilu yakin bahwa penyelenggaraan pemilu akan berlangsung lancar," ujarnya. Pengumuman ini disampaikan menyusul desakan Perdana Menteri (PM) Thailand, Thaksin Shinawatra agar pemilu dipercepat. Alasannya, pemerintah khawatir mengenai konflik di Thailand selatan yang kian memburuk. Lebih dari 550 orang telah tewas di wilayah mayoritas Muslim tersebut selama tahun ini. Krisis di Thailand selatan itu menyebabkan Thaksin didera kecaman keras dari badan-badan HAM domestik dan internasional.Meski begitu, menurut para analis, partai Thai Rak Thai pimpinan Thaksin tetap menjadi favorit untuk mengalahkan partai oposisi Demokrat. Masa jabatan Thaksin baru akan berakhir pada 5 Januari 2005 mendatang. Menurut aturan pemilihan Thai, pemilu harus diadakan dalam waktu 45 hari setelah itu.Pada pemilu tahun 2001 lalu, partai Thaksin meraih kemenangan besar dengan 248 kursi. Berdasarkan sebuah poling yang digelar Oktober lalu, Thaksin tetap difavoritkan untuk terpilih kembali sebagai PM. Meskipun rakyat juga mengritiknya atas kekerasan di Thai selatan dan cara pemerintah menangani wabah flu burung yang telah menewaskan 12 orang di kerajaan itu.
(ita/)











































