Gun Gun Tak Tahu Hambali Kirim Uang Bom Marriott ke Azahari

Gun Gun Tak Tahu Hambali Kirim Uang Bom Marriott ke Azahari

- detikNews
Kamis, 09 Des 2004 12:48 WIB
Jakarta - Gun Gun Rusman Gunawan, adik Hambali, tidak mengetahui uang sebesar US$ 50 ribu yang dikirimkan ke abangnya ternyata dikirimkan kembali oleh Hambali ke Azahari untuk biaya peledakan Hotel JW Marriott.Gun Gun saat menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum (JPU) Maryadi, mengaku hanya tahu dirinya diminta oleh Hambali untuk menanyakan uang tersebut kepada Amar di Pakistan yang pernah dijanjikan kepada Hambali.Hal itu disampaikan Gun Gun saat menyampaikan kesaksian dalam persidangan Abu Bakar Baasyir oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang digelar di Aula Departemen Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (9/12/2004).Dalam kesaksiannya di hadapan 5 majelis hakim yang diketuai oleh Sudarto, Gun Gun mengaku pernah dimintai tolong Hambali untuk menanyakan kepada Amar uang sebesar US$ 12 ribu yang pernah dijanjikan.Setelah Gun Gun bertemu Amar, ternyata Hambali minta uang itu di-cancel dan ditambah menjadi US$ 50 ribu. Uang itu kemudian dikirimkan kepada Hambali."Tapi saya tidak tahu digunakan untuk apa. Saya hanya mengirimkan uang itu saja. Saya tidak tahu Hambali ada di mana, begitu juga dengan kewarganegaraan Hambali. Hambali sudah meninggalkan keluarganya sejak 15 tahun yang lalu," kata Gun Gun.Gun Gun mengaku bertemu dengan Baasyir hanya sekali pada tahun 1999 saat transit di Malaysia sebelum berangkat ke Pakistan. "Saya berangkat ke Pakistan atas kemauan sendiri setelah mendapat penawaran dari Hambali," ujarnya.Selama di Pakistan, Gun Gun mengaku sempat berkirim email dengan anak Baasyir bernama Abdul Rahim dengan nama email gundulijo. Namun tidak diceritakan apa saja isi emailnya.Setelah Gun Gun, Adi Suryana alias Qital diperiksa. Dia mengaku tidak kenal Baasyir, bahkan sama sekali belum pernah bertemu. Dia sempat pergi ke Malaysia sebelum berangkat ke Pakistan untuk belajar menggunakan senjata dan berjihad memerangi Rusia yang menjajah Afghanistan.Qital juga pernah pergi ke Filipina Selatan, tepatnya di Kamp Hudaibiyah dan sempat menjadi instruktur. Di situ pun dia mengaku tidak pernah bertemu Baasyir.Menanggapi kesaksian kedua orang tersebut, Baasyir mengaku tidak kenal dengan Gun Gun dan Qital. Namun Baasyir mengakui kalau Abdul Rahim memang benar adalah anaknya. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini