"Jam 10 besok, Kamis (20/3) kami berencana ke LPSK meminta perlindungan, setelah itu kami hendak membesuk ke Rutan Cipinang," kata Ahmad Taufik, pengacara yang ditunjuk istri Hendra, Dewi Nur Khafifah, saat dihubungi Rabu (19/3/2014).
Penunjukkan Taufik sebagai kuasa hukum keluarga dilakukan karena keluarga khawatir dengan kondisi Hendra yang kini ditahan di Rutan Cipinang. Sebab sejak dipindah ke Rutan tersebut dari Rutan Kejari Jaksel, Hendra tak bisa dijenguk keluarga.
"Sejak di Cipinang tidak bisa dijenguk keluarga, padahal normal jenguk 2 kali seminggu. Saat di Rutan Kejari, Hendra masih bisa dijenguk. Istrinya menjadi cemas," tuturnya.
Kecemasan semakin bertambah ketika keluarga mendapat kabar Hasnawi, mantan kepala bagian umum Kementerian Koperasi, meninggal dunia.
Hasnawi meninggal dunia diduga karena serangan jantung. Pihak Rutan menyebut Hasnawi mulanya sesak nafas pada pukul 02.00 Selasa (18/3) saat dibawa ke RS Pengayoman sebelum dirujuk ke RS Polri.
Kasus videotron di Kementerian Koperasi terungkap bermula dari laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan semester I tahun 2013. Dalam audit BPK itu disebut adanya penggelembungan harga pengadaan videotron di Kementerian Koperasi.
Dalam perkara yang diduga merugikan keuangan negara Rp 17 miliar ini, kejaksaan menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) Hasnawi Bachtiar, panitia penerima barang, Kasiyadi; dan Direktur Utama PT Imaji Media, Hendra Saputra, rekanan proyek.
(fdn/mad)










































