Untung-rugi Duet Prabowo-Abraham Samad

Untung-rugi Duet Prabowo-Abraham Samad

- detikNews
Rabu, 19 Mar 2014 16:45 WIB
Untung-rugi Duet Prabowo-Abraham Samad
Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad mulai masuk bursa cawapres Prabowo Subianto. Jawaban bersayap Abraham Samad membuat publik menerka tentang masa depan sang Ketua KPK di panggung politik.

Kalangan pengamat politik mulai menganalisa untung-rugi duet Prabowo-Abraham Samad di Pilpres 2014 mendatang. Keuntungannya, jelas cukup mendongkrak suara Prabowo.

"Sebenarnya tujuan Gerindra cuma mencari tokoh yang dianggap tegas dan populer supaya bisa ikut menambah suara Prabowo," kata pengamat politik yang juga direktur eksekutif lembaga survei Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Rabu (19/3/2014).

Namun, dalam pandangan Qodari, pulularitas Samad belum cukup tinggi. Meskipun posisinya sebagai Ketua KPK tentu sudah dikenal publik.

"Yang populer itu KPK sebagai lembaga. Bukan Samad pribadi. Jadi hati-hati mengidentikkan popularitas KPK dengan Samad. Bisa kecele target tidak tercapai," kata Qodari.

Ada kekurangan seharusnya dipikirkan partai Gerindra. Dengan mendorong Abraham sebagai cawapres, ada implikasi yang bisa jadi bumerang dan merugikan rakyat.

"KPK jangan diiming-imingi jadi capres atau cawapres. Karena nanti kinerja pemberantasan korupsi dianggap bias keberpihakan pada Gerindra," pungkasnya.


(van/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads