Perjanjian dibuat antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun Sabam menyangkal adanya poin tujuh perjanjian tersebut yang berisi janji dukungan Mega kepada Prabowo di pemilihan presiden 2014 ini.
"Karena saya hadir di Batu Tulis, Bogor, maka saya bisa ngomong. Ada enam orang Gerindra dan enam orang PDIP. Saya tidak tahu itu (poin ketujuh) bikin di mana. Tidak ada itu," kata Sabam di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Sabam menegaskan, isi perjanjian itu hanyalah soal PDIP dan Gerindra mendukung pasangan capres dan cawapres Megawati-Prabowo di 2009. Tak lebih daripada itu. "Dukungan ke Prabowo di 2014 itu tidak dibicarakan," ujar Sabam.
Pernyataan Sabam ini menyangkal sejumlah kabar yang menyebut Megawati dan Prabowo terikat perjanjian Batu Tulis. Isi salinan perjanjian tersebut beredar setelah nama Joko Widodo sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan.
Dalam salinan yang beredar di nomor urut 7 ada klausul yang menyebut bahwa Megawati mendukung Prabowo di pemilihan presiden tahun ini.
(erd/brn)











































