"Jadi kalau ada kecurigaan Malaysia atau pihak mana pun, jangan-jangan ada warga negara dari negara manapun yang memiliki latar belakang misalnya terorisme itu tidak ada, dari warga negara kita," kata SBY dalam pembukaan rapat di kantor presiden, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (19/3/2014).
SBY sudah mendapat laporan dari Menko Polhulkam Djoko Suyanto terkait profil dari warga negara Indonesia yang ikut dalam pesawat tersebut. Tidak ada yang aneh dari mereka.
"Namun hal ini perlu dikomunikasikan dengan gambalang jangan sampai ada spekulasi dan berita-berita yang tidak benar," tuturnya.
SBY meminta laporan terbaru dari Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa terkait informasi hilangnnya pesawat MAS tersebut. SBY berharap tidak ada kecurigaan kepada Indonesia terkait dugaan terorisme di pesawat MAS tersebut.
"Saya mendengar ada berita dari satu titik ke titik yang lain tentang itu. Saya berharap kita bisa menjelaskan dengan gamblang jelas dan tegas bahwa tidak ada perlu kecurigaan seperti itu dari hasil pengecekan kita di dalam negeri," paparnya.
Hadir dalam rapat ini diantaranya, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Mendagri Gamawan Fauzi, Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Sutarman.
(mpr/mad)










































