5 Sindiran Tajam Prabowo ke Jokowi

5 Sindiran Tajam Prabowo ke Jokowi

- detikNews
Rabu, 19 Mar 2014 11:26 WIB
5 Sindiran Tajam Prabowo ke Jokowi
Jakarta - Prabowo Subianto terus melempar sindiran tajam ke capres PDIP Jokowi. Saat kampanye di daerah-daerah pun capres Gerindra ini terus menyindir komitmen Jokowi menyelesaikan tugas 5 tahun memimpin Jakarta.

Prabowo memang kecewa berat dengan pencapresan Jokowi. Prabowo bahkan mengungkit perjanjian Batu Tulis tahun 2009 silam. Saat itu keduanya meneken janji bahwa Ketum PDIP itu bakal mendukung Prabowo di Pilpres 2014.

Apa saja 'peluru' tajam Letnan Jenderal Prabowo ke Jokowi:

1. Pemimpin mencla-mencle

Prabowo mengingatkan agar masyarakat memilih pemimpin yang jujur dan memegang teguh janji. Sindiran keras ini dilontarkan Prabowo saat hendak memulai kampanye perdana di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (16/3/2014).

"Kita berharap pada kebersihan kejujuran, dan akhlak pemimpin yang selalu pegang teguh janji. Ucapannya bisa dipegang," kata Prabowo.

"Jangan bicara A tapi tidak dilaksanakan. Saya kira berbahaya jika pemimpin Indonesia mencla-mencle. Satu hari bilang A lalu bilang B, jam 2 tahu lalu jam 3 tempe," ujar Prabowo diikuti tawanya.

1. Pemimpin mencla-mencle

Prabowo mengingatkan agar masyarakat memilih pemimpin yang jujur dan memegang teguh janji. Sindiran keras ini dilontarkan Prabowo saat hendak memulai kampanye perdana di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (16/3/2014).

"Kita berharap pada kebersihan kejujuran, dan akhlak pemimpin yang selalu pegang teguh janji. Ucapannya bisa dipegang," kata Prabowo.

"Jangan bicara A tapi tidak dilaksanakan. Saya kira berbahaya jika pemimpin Indonesia mencla-mencle. Satu hari bilang A lalu bilang B, jam 2 tahu lalu jam 3 tempe," ujar Prabowo diikuti tawanya.

2. Bandingkan Jokowi dan Ahok

Setelah Jokowi resmi jadi capres PDIP, Prabowo menegaskan bahwa Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal menyelesaikan tugas memimpin DKI. Kalimat ini jelas sindiran keras ke Jokowi yang sudah didaulat Mega jadi capres PDIP.

"Saya menghendaki saudara Ahok selesaikan tugasnya sesuai janji pada rakyat. Bagi saya, ucapan seorang pemimpin adalah UU yang tak boleh dilanggar. Jadi Ahok selesaikan tugasnya selama 5 tahun," kata Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (16/3/2014).

2. Bandingkan Jokowi dan Ahok

Setelah Jokowi resmi jadi capres PDIP, Prabowo menegaskan bahwa Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal menyelesaikan tugas memimpin DKI. Kalimat ini jelas sindiran keras ke Jokowi yang sudah didaulat Mega jadi capres PDIP.

"Saya menghendaki saudara Ahok selesaikan tugasnya sesuai janji pada rakyat. Bagi saya, ucapan seorang pemimpin adalah UU yang tak boleh dilanggar. Jadi Ahok selesaikan tugasnya selama 5 tahun," kata Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (16/3/2014).

3. Survei Bayaran

Prabowo tak percaya dengan hasil survei saat ini yang menempatkan Jokowi sebagai capres nomor satu. Prabowo menilai bisa saja itu survei bayaran.

"Ya biarlah rakyat yang menilai. Kalau saya yang menilai, nanti nggak objektif ya," kata Prabowo mengomentari pencapresan Jokowi di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Minggu (16/3/2014).

Jokowi adalah capres yang kerap menguasai hasil-hasil survei menjelang pemilu 2014. Pencapresannya oleh PDIP pun dinilai mengubah peta politik menjelang pesta demokrasi. Namun Prabowo tak mau menilai perubahan yang akan terjadi itu.

"Kita tetap semangat. Kita bela Indonesia kok, kita bela bangsa kok. Kita nggak gentar. Kita semangat, strategi kita turun ke rakyat, membela rakyat, kalau perlu dengan kekuatan rakyat," ujar Prabowo.

Pencapresan gubernur DKI itu juga dinilai oleh para pakar akan menyulitkan para capres lainnya. Namun Prabowo menyatakan dirinya optimis menghadapi pilpres 2014 ini.

"Iya tetap optimis dong, tanya saja rakyat. Jangan tanya survei yang dibayar," ujar Prabowo disusul tawanya.

3. Survei Bayaran

Prabowo tak percaya dengan hasil survei saat ini yang menempatkan Jokowi sebagai capres nomor satu. Prabowo menilai bisa saja itu survei bayaran.

"Ya biarlah rakyat yang menilai. Kalau saya yang menilai, nanti nggak objektif ya," kata Prabowo mengomentari pencapresan Jokowi di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Minggu (16/3/2014).

Jokowi adalah capres yang kerap menguasai hasil-hasil survei menjelang pemilu 2014. Pencapresannya oleh PDIP pun dinilai mengubah peta politik menjelang pesta demokrasi. Namun Prabowo tak mau menilai perubahan yang akan terjadi itu.

"Kita tetap semangat. Kita bela Indonesia kok, kita bela bangsa kok. Kita nggak gentar. Kita semangat, strategi kita turun ke rakyat, membela rakyat, kalau perlu dengan kekuatan rakyat," ujar Prabowo.

Pencapresan gubernur DKI itu juga dinilai oleh para pakar akan menyulitkan para capres lainnya. Namun Prabowo menyatakan dirinya optimis menghadapi pilpres 2014 ini.

"Iya tetap optimis dong, tanya saja rakyat. Jangan tanya survei yang dibayar," ujar Prabowo disusul tawanya.

4. Pemimpin Boneka

Ketua Dewan Penasihat Partai Geridra, Prabowo Subianto, mengingatkan perlunya rakyat memilih secara cermat pemimpin Indonesia ke depan. Menurutnya, pilihannya hanya dua yaitu dipimpin Pandawa atau Kurawa. Bahkan menurutnya, saat ini ada pihak-pihak yang menghendaki Indonesia dipimpin oleh pemimpin boneka.

"Pilihannya hanya dua, dipimpin Kurawa atau Pandawa? Dipimpin orang bersih atau koruptor? Banyak pemimpin saat ini hanya memikirkan cara untuk membohongi rakyat, bukan cara untuk menyejahterakan rakyat. Mereka ingin Indonesia dipimpin boneka, karena mereka ingin Indonesia miskin dan menjadi budak di negerinya sendiri."

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato politik saat kampanye terbuka Partai Gerindra di Lapangan Masaran, Sragen, Jateng, Minggu (16/3/2014).

Prabowo menegaskan hanya dengan kemenangan partainya maka perjuangan untuk mencapai kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia akan terwujud. Dia juga mengingatkan berulang-ulang agar seluruh rakyat Indonesia tidak lagi salah memilih dalam Pemilu mendatang.

Kampanye rapat terbuka tersebut dihadiri ribuan pendukung Gerindra di Sragen, Solo, dan sekitarnya. Selain Prabowo, hadir pula sejumlah petinggi Partai Gerindra, seperi Fadli Zon, Hashim Djojohadikusumo, Ahmad Muzani, dan lain-lainnya.

4. Pemimpin Boneka

Ketua Dewan Penasihat Partai Geridra, Prabowo Subianto, mengingatkan perlunya rakyat memilih secara cermat pemimpin Indonesia ke depan. Menurutnya, pilihannya hanya dua yaitu dipimpin Pandawa atau Kurawa. Bahkan menurutnya, saat ini ada pihak-pihak yang menghendaki Indonesia dipimpin oleh pemimpin boneka.

"Pilihannya hanya dua, dipimpin Kurawa atau Pandawa? Dipimpin orang bersih atau koruptor? Banyak pemimpin saat ini hanya memikirkan cara untuk membohongi rakyat, bukan cara untuk menyejahterakan rakyat. Mereka ingin Indonesia dipimpin boneka, karena mereka ingin Indonesia miskin dan menjadi budak di negerinya sendiri."

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato politik saat kampanye terbuka Partai Gerindra di Lapangan Masaran, Sragen, Jateng, Minggu (16/3/2014).

Prabowo menegaskan hanya dengan kemenangan partainya maka perjuangan untuk mencapai kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia akan terwujud. Dia juga mengingatkan berulang-ulang agar seluruh rakyat Indonesia tidak lagi salah memilih dalam Pemilu mendatang.

Kampanye rapat terbuka tersebut dihadiri ribuan pendukung Gerindra di Sragen, Solo, dan sekitarnya. Selain Prabowo, hadir pula sejumlah petinggi Partai Gerindra, seperi Fadli Zon, Hashim Djojohadikusumo, Ahmad Muzani, dan lain-lainnya.

5. Jangan Pilih Capres Pembohong

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto mengajak masyarakat berhati-hati dalam memilih pemimpin. Dia mengingatkan agar tidak memilih pemimpin yang suka berbohong. Hal itu disampaikan Prabowo saat melakukan orasi kampanye di lapangan kecamatan Wuluhan.

"Akan tiba saatnya rakyat memiliki kekuasaan penuh untuk memilih pemimpinnya, yakni pada saat pemilu nanti. Oleh karena itu, saya ingatkan agar jangan sampai salah dalam memilih. Utamanya jangan pernah memilih calon pemimpin yang suka berbohong," ujar Prabowo di hadapan ribuan massa pendukung, Selasa (18/3/2014).

Pemimpin yang suka berbohong, lanjut Prabowo, akan cenderung memiliki sifat yang suka mencuri. Jika seorang pembohong menjadi pemimpin, maka dia akan sering mencuri kekayaan negara untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

"Kekayaan negara akan dikuras habis untuk kepentingan pribadi. Maka rakyat akan tetap menderita, sementara pemimpinnya akan menjadi semakin kaya," kata Prabowo.

5. Jangan Pilih Capres Pembohong

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto mengajak masyarakat berhati-hati dalam memilih pemimpin. Dia mengingatkan agar tidak memilih pemimpin yang suka berbohong. Hal itu disampaikan Prabowo saat melakukan orasi kampanye di lapangan kecamatan Wuluhan.

"Akan tiba saatnya rakyat memiliki kekuasaan penuh untuk memilih pemimpinnya, yakni pada saat pemilu nanti. Oleh karena itu, saya ingatkan agar jangan sampai salah dalam memilih. Utamanya jangan pernah memilih calon pemimpin yang suka berbohong," ujar Prabowo di hadapan ribuan massa pendukung, Selasa (18/3/2014).

Pemimpin yang suka berbohong, lanjut Prabowo, akan cenderung memiliki sifat yang suka mencuri. Jika seorang pembohong menjadi pemimpin, maka dia akan sering mencuri kekayaan negara untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

"Kekayaan negara akan dikuras habis untuk kepentingan pribadi. Maka rakyat akan tetap menderita, sementara pemimpinnya akan menjadi semakin kaya," kata Prabowo.
Halaman 2 dari 12
(van/try)


Berita Terkait