"Terbukti tak adanya alat peraga ataupun upaya meraih simpati masyarakat. Kalau penanda tanganan buku, itu hal biasa. Karena beliau adalah penulis. Dan tak ada tebar pesona," kata Ketua Panwaslu Malang Azhari Husein di Matos, Malang, Jatim, Selasa (18/3/2014) malam.
25 anggota Panwaslu Malang itu mengikuti kegiatan SBY dan rombongan. Kedatangan SBY ke pusat perbelanjaan ini adalah untuk menandatangani buku yang ditulisnya berjudul 'Selalu Ada Pilihan'.
Sekitar 1,5 jam keberadaan SBY di Matos mendapat pengawasan Panwaslu. Presiden bersama rombongan menyempatkan makan malam di tempat tersebut. Azhari sempat terlihat meminta tanda tangan SBY untuk bukunya.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang Arif Darmawan juga tampak selama SBY berada di Matos. Malam ini usai berkunjung ke Matos, presiden bermalam di Hotel Harris, Kota Malang.
Danrem 083 Malang Kolonel (infanteri) Ardiansyah sebelumnya mengatakan, kedatangan Presiden SBY bersama rombongan untuk makan malam usai melakukan perjalanan dari Tulungagung. "Memang mau makan malam datang kesininya," ujarnya.
Presiden SBY meninggalkan Matos menumpang Toyota Land Cruiser warna hitam pukul 21.29 WIB. Ketua Umum Partai Demokrat ini rencananya menjadi jurkam kampanye terbuka Partai Demokrat di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (22/3) mendatang.
(gik/vid)











































