Pengamat: PDIP dan Jokowi Diuntungkan oleh Parpol Lain yang 'Berjatuhan'

Pengamat: PDIP dan Jokowi Diuntungkan oleh Parpol Lain yang 'Berjatuhan'

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2014 19:08 WIB
Pengamat: PDIP dan Jokowi Diuntungkan oleh Parpol Lain yang Berjatuhan
Jakarta - Tren politik saat ini menunjukkan popularitas Jokowi dan PDIP yang lebih unggul dibandingkan dengan kandidat dan parpol lain. Menurut Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat, Jokowi dan PDIP sama-sama diuntungkan oleh parpol lain.

"PDIP dan Jokowi dapat keberuntungan, PDIP ini kan oposisi yang di luar tapi tidak fokus. Karena ibarat perang, pesawat terbang jatuh tidak karena ditembak lawan, tapi jatuh sendiri. Jadi PDIP diberuntungkan, sebab yang lain berjatuhan," kata Komaruddin di kantor Indikator Politik Indonesia di Jalan Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2014).

Menurutnya, PDIP dan Jokowi mendapat keberuntungan sebab partai-partai lain berjatuhan akibat tersangkut kasus korupsi.

Komaruddin mengatakan kaum intelektual harus bersikap kritis terhadap kepemimpinan Jokowi jika orang nomor satu di DKI Jakarta itu terpilih menjadi presiden melalui Pilreps nanti.

"Itulah kita masih menduga-duga. Kita bisanya berharap, karena belum terjadi. Maka kaum intelektual harus kritis dalam menyampaikan kritik dan sarannya. Jangan sampai negara ini diatur dengan parpol, dihegemoni parpol, oleh dari parpol. Untuk mengatasi hal ini orang intelektual harus ikut bicara," katanya

Soal siapa calon wakil presiden yang pantas mendampingi Jokowi, Komaruddin mengatakan orang yang mampu mengisi kekurangan mantan walikota Surakarta itu merupakan sosok yang ideal untuk menjadi cawapres agar tidak sekadar menjadi 'ban serep'.

"Cawapres untuk Jokowi itu, idealnya bisa mengisi kekurangan Jokowi, saling isi mengisi, jadi bukan sekedar ban serep tapi harus saling mendukung," katanya.

(ros/rmd)


Berita Terkait