Ini Rahasia 'Kemenangan' Jokowi

Ini Rahasia 'Kemenangan' Jokowi

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2014 16:45 WIB
Ini Rahasia Kemenangan Jokowi
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat deklarasi pencapresan Jokowi.
Jakarta - Jaleswari Pramodhawardani tak menduga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan menanggalkan cara konvensional saat deklarasi calon presiden pada Jumat (14/3) pekan lalu. Di saat partai berlomba tampil dengan banyak warna, penuh gambar, penuh gaya, lengkap dengan simbol kebesarannya, PDI Perjuangan justru muncul dengan kesederhanaan.

Menurut Peneliti Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI itu, pengumuman diajukannya nama Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden sangat sederhana. Didominasi warna putih, termasuk pakaian Jokowi yang saat deklarasi tengah 'blusukan' di Marunda, Jakarta Utara.

“(Warna putih) simbol Jokowi, yang memancarkan kemurnian dan daya tarik universal,” kata peneliti yang akrab disapa Dhani ini saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/3).

Melalui kesederhanaan deklarasi Jokowi, PDI-P menurut Dhani berhasil mengaktifkan partisipasi dan kegotongroyongan di masyarakat kita. Ini terbukti sambutan masyarakat saat PDI-P melalui akun twiternya @PDI_Perjuangan dan laman partainya mengajak masyarakat mengunduh, menggunakan, dan memanfaatkan simbol-simbol Jokowi.

“Pilihan Megawati dan Jokowi untuk sederhana justru upaya memunculkan voluntarisme,” kata Dhani.

Sementara PoliticalWave, sebuah lembaga pemantau aktivitas dunia maya menyebut pengumuman deklarasi pencapresan Jokowi cukup efektif. Bahkan menurut Pendiri PoliticalWave Yose Rizal 'gaungnya' mengalahkan deklarasi pencapresan Wiranto-Harry Tanoesoedibjo oleh Partai Hanura, dan Aburizal Bakrie dari Partai Golkar.

Padahal deklarasi dua calon presiden itu dilakukan dengan mewah, megah dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi. Dua partai yang mengusung mereka juga menampilkan banyak warna, penuh gambar, penuh gaya, dan kebesarannya.

Namun faktanya, di twitter percakapan tentang dua calon presiden itu justru bernada negatif. “Deklarasi capres melalui media yang dia miliki, justru memunculkan sambutan negatif di twitter,” kata Yose saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/3).

Menurut Yose deklarasi pencapresan Jokowi yang sederhana berhasil menghadang isu-isu negatif yang selama ini digunakan untuk menyerang gubernur DKI Jakarta itu. Seperti isu banjir, macet, dan penyelewengan pembelian TransJakarta.


(erd/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads