"Kita tidak melihat dari partai manapun atau siapa orangnya itu. Yang sudah dinyatakan sebagai capres oleh partainya tetap kita lakukan pengamanan," kata Putut kepada wartawan sesaat setelah dilantik menjadi Kabaharkam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (18/3/2014).
Mantan Kapolda Metro Jaya ini belum mengungkapkan berapa jumlah personel yang akan diturunkan untuk tiap bakal kandidat presiden. "Nanti lihat kemampuan anggota. Teknisnya mungkin ada dalam bentuk pengawalan atau mungkin ada yang menempel ke bersangkutan," katanya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Sutarman juga menuturkan pihaknya akan mengamankan semua tahapan pemilu. Ketika melantik Kabaharkam dan beberapa Kapolda pagi tadi, dia juga menginstruksikan pada para kapolda untuk memberikan pengamanan kepada semua caleg dan capres.
Salah satu bentuk pengamanan yang akan dilakukan polisi, kata Putut antara lain mencegah terulangnya kasus penyadapan yang dialami Jokowi. Terkait pencapresan Jokowi Putut mengaku belum ada permintaan pengamanan tambahan bagi capres dari PDIP itu.
"Kemarin saat saya masih Kapolda belum ada permintaan. Tapi sejak beliau jadi gubernur, sudah ada anggota saya menempel di sana, bagian pengawalan," paparnya. Namun ia memastikan nantinya akan ada pengawalan khusus untuk Jokowi.
(ros/rmd)











































