Strategi Golkar 'Jualan' Pak Harto

Strategi Golkar 'Jualan' Pak Harto

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2014 11:40 WIB
Strategi Golkar Jualan Pak Harto
Jakarta - Masa kampanye akbar Pemilu 2014 telah dimulai. Parpol pun memutar otak untuk mencuri perhatian rakyat, Partai Golkar memilih menjual nama besar Presiden RI kedua, Jenderal Soeharto.

Dalam kampanye di Lapangan Kuncup, Pringsewu, Lampung, Senin (17/3) kemarin, Ketum Golkar Aburizal Bakrie langsung mengungkit nama Pak Harto. Sosok Soeharto memang sampai saat ini masih lekat dengan Partai Golkar. Anak-anak Pak Harto pun ada yang masih jadi petinggi di partai kuning itu.

"Golkar sudah memerintah selama 32 tahun. Ingat Pak Harto? Zaman mbiyen ingat? Enak zaman mbiyen?" tanya Ical ke 1000 lebih massa berkaus kuning di hadapannya itu.

"Enak!" jawab para pendukungnya.

Tak hanya Ical yang menyerukan nama Soeharto di kampanye Golkar. Siti Hediati Soeharto atau Titik Soeharto yang maju dalam pemilihan calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Dapil DIY langsung membangkitkan kenangan warga Yogya tentang sosok Soeharto.

Saat kampanye putaran pertama yang digelar di Alun Alun Selatan Yogyakarta, Senin (17/3/2014), Titik Soeharto yang merupakan wakil dari keluarga Cendana itu maju menjadi juru kampanye nasional (jurkamnas) Golkar.

"Kalau ingin kembali seperti dulu, pilihlah keluarga Soeharto," kata Titik dalam orasinya.

Di belakang Titik dipasang poster besar bertulis. "Putri Ngayogyakarto, Putrine Pak Harto, JUJUR DAN DAPAT DIPERCAYA. Pak Harto Oke! Mbak Titik Yes!"

Banyak juga caleg Golkar yang membawa foto Soeharto di baliho maupun spanduk. Lalu apakah menjual nama Soeharto bakal mendongkrak Golkar kembali ke masa kejayaannya dulu?


(van/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads