PDIP: Ungkit Perjanjian Batu Tulis, Prabowo Tak Percaya Diri

PDIP: Ungkit Perjanjian Batu Tulis, Prabowo Tak Percaya Diri

- detikNews
Senin, 17 Mar 2014 19:36 WIB
PDIP: Ungkit Perjanjian Batu Tulis, Prabowo Tak Percaya Diri
Surabaya, - Sejak penetapan Joko Widodo jadi capres PDI Perjuangan, Partai Gerindra kembali mengungkit perjanjian Batu Tulis. "Serangan" ini dianggap bentuk kekhawatiran Gerindra bersaing dengan PDIP pada Pileg dan Pilpres.

"Apa yang dilakukan Gerindra menggambarkan Gerindra tidak percaya diri. Bahwa Letjen (purn) TNI itu (Prabowo, red) tidak cukup percaya diri," kata Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah di Surabaya, Jawa Timur, Senin (17/3/2014).

Bagi PDIP, Perjanjian Batu Tulis yang dibuat saat kesepakatan koalisi Megawati Soekarnoputri-Prabowo (Mega-Pro) pada tahun 2009, tidak berlaku untuk Pileg/Pilpres tahun ini. Apalagi Mega sebagai Ketum PDIP tidak pernah menyinggung perjanjian ini dalam Kongres III tahun 2010 di Bali.

"Dari seluruh hasil kongres tidak ada satupun pasal atau ayat yang mewajibkan untuk menentukan capres-cawapres PDIP berdasarkan perjanjian Batu Tulis," beber Basarah.

Karena itu, PDIP tidak akan menyinggung perjanjian Batu Tulis untuk menghadapi Pilpres bulan Juli mendatang. Basarah bahkan menyebut perjanjian tersebut intimidatif lantaran Prabowo meminta jatah 10 menteri.

"Intimidatif karena semua menteri strategis diambil, dan dalam perjanjian itu kan untuk capres cawapres 2009. Itu sudah lewat maka otomatis tidak berlaku," tegas anggota Komisi III DPR.




(fdn/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads