“Ini kreasi mereka,” kata Bang Yos saat ditanya tentang pawai simpatisan menggunakan Bajaj yang mengiringi dia. Selain Bajaj, ada juga simpatisan yang naik angkutan KWK, dan puluhan sepeda motor.
Dalam kampanyenya Sutiyoso mengingatkan warga agar tidak golput alias golongan putih. Menurut dia menggunakan hak pilih adalah tanggung jawab sebagai warga negara. “Golput bukan solusi,” kata Bang Yos.
Dia menyadari bahwa selama ini rakyat frustrasi karena merasa wakil rakyat yang dipilih lupa akan janji-janjinya. “Itu yang menjengkelkan kita. Rakyat jangan pilih caleg seperti ini,” papar Sutiyoso.
Untuk mencegah perilaku korup, Sutiyoso mengklaim PKPI sangat selektif dalam memilih calon anggota legislatif. Bahkan caleg yang diusung tidak dipungut bayaran sama sekali. Karena menurut dia bila saat mencalonkan diri dipungut bayaran, maka ketika menjadi anggota DPR bisa korupsi.
“Kita sebagai partai harus bisa bersih dan jujur, hancurkan koruptor, kita buru koruptor yang keluar negeri,” kata Sutiyoso.
Kepada caleg yang akan maju dari daerah pemilihan Jakarta Selatan, Sutiyoso berpesan agar tidak melupakan janji-janjinya jika nanti terpilih. Dia berjanji tak akan segan-segan memecat anggota DPR dari PKPI yang terbukti korupsi.
“Ini akan saya awasi selama lima tahun kalian,” kata Sutiyoso kepada sejumlah caleg PKPI yang duduk di panggung kampanye.
(erd/nrl)











































