Antisipasi Gugatan Pemilu, DKPP Bentuk Tim Pemeriksa dari 33 Provinsi

Antisipasi Gugatan Pemilu, DKPP Bentuk Tim Pemeriksa dari 33 Provinsi

- detikNews
Senin, 17 Mar 2014 03:07 WIB
Antisipasi Gugatan Pemilu, DKPP Bentuk Tim Pemeriksa dari 33 Provinsi
Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melantik 66 tim pemeriksa dari 33 provinsi. Hal itu dilakukan untuk menghadapi kemungkinan banyaknya gugatan dugaan pelanggaran etik penyelenggara pemilu ke DKPP.

Pelantikan digelar di Hotel Aryaduta, Jakpus, Minggu (16/3/2014) malam. Ada 66 orang yang ditunjuk sebagai tim pemeriksa mewakili 33 provinsi, namun hanya 64 orang yang hadir diambil sumpahnya oleh ketua DKPP Jimly Asshiddiqie.

Hadir dalam pengambilan sumpah itu ketua Bawaslu Muhammad, anggota Nelson Simanjuntak dan perwakilan KPU Ida Budhiati serta Hadar Nafis Gumay.

Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie dalam sambutannya mengatakan, tim pemeriksa dibentuk untuk mengurangi beban kerja DKPP pusat dalam menyelesaikan seluruh aduan dugaan pelanggaran etik penyelenggara pemilu.

Nantinya tim pemeriksa itu bertugas memeriksa berkas-berkas yang jadi bahan sengketa aduan masyarakat ke DKPP atas penyelenggara pemilu baik tingkat bawah sampai provinsi.

"Kami hanya mendelegasikan memeriksa (berkas-berkas aduan), tidak memutus. Jadi saudara jangan memutus, cukup memeriksa saja. Yang memutuskan bukan saudara, tetap pleno (DKPP pusat)," ucap Jimly di hadapan 64 pemeriksa yang baru dilantik.

Secara organisasi, nantinya tim pemeriksa DKPP di provinsi yang malam ini 2 orang dilantik dari unsur masyarakat, akan ditambah 1 unsur KPU Provinsi (ex officio) dan 1 unsur Bawaslu Provinsi (ex officio) ditambah unsur DKPP pusat.

"Ada kemungkinan sidangnya (DKPP) jarak jauh, 1 orang di pusat dan 4 orang saudara di daerah," ucap Jimly.

Tim pemeriksa yang ditunjuk DKPP mayoritas orang-orang yang pernah menjadi penyelenggara pemilu. Sebagian besar mereka berpendidikan S3, ada rektor hingga mantan anggota KPU RI.

Sementara itu, menanggapi pembentukan tim pemeriksa DKPP, ketua Bawaslu Muhammad menyatakan akan segera menyurati Bawaslu Propinsi karena seorang di antara mereka akan ditunjuk jadi anggota tim pemeriksa.

"Kami penting sosialisasikan ke bawah, saya akan kirim surat edaran bahwa ada tim pemeriksa DKPP yang punya perwakilan di daerah yang berupaya tegakkan integritas penyelenggara pemilu," ucap Muhammad.

(iqb/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads