Sejumlah pengurus DPP PD yang hadir di antaranya Ketua Harian PD, Syarief Hasan, Eddie Baskoro dan rombongan. Hadir pula tiga peserta konvensi PD di antaranya Dahlan Iskan, Endriartono Sutarto, dan Pramono Edi.
Ani Yudhoyono membuka orasi dengan menyapa massa, "Apa kabar Magelang, apa kabar Purworejo, apa kabar Temanggung?" Oleh massa dijawab: 'baik'.
Bu Ani menyatakan SBY tidak bisa hadir di Lapangan Kujon, Borobudur Magelang karena tengah berada di Riau untuk mengendalikan masalah bencana asap. Ia memutar video conference yang berisi permintaan maaf SBY.
Bu Ani mengaku asli memiliki darah Magelang karena ibunya Ny Sutarti berasal dari Mertoyudan Magelang. Sedangkan ayahnya Sarwo Edi Wibowo dari Purworejo. Ketika ada peserta berteriak bisa omong Jawa. Ani langsung merespons ucapan tersebut.
"Iso," jawab Bu Ani didampingi sekjen Eddie Baskoro.
Dia kemudian meneruskan dengan berkata, "Piye kabare?".
Orasi dilakukan secara bergiliran. Syarief Hasan ketua harian DPP PD mengingatkan massa 9 April untuk coblos nomer 7. Sebagai Menteri Koperasi, dia mengatakan kesuksesan pemerintahan SBY terutama dikucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang semakin meningkat sehingga rakyat sejahtera.
"Kalau KUR meningkat, kesejahteraan rakyat juga meningkat," katanya.
Kampanye dihadiri massa dan para caleg DPRD dan DPR Dapil VI Jateng. Selama kampanye berlangsung slogan PD 'beri bukti bukan janji' terus dikumandangkan. Selain kaos bergambar SBY dengan tulisan 'Beri Bukti bukan Janji', ada pula kaos putih PD bergambar Dahlan Iskan.
(bgs/try)










































