"Pemilih yang memiliki tingkat kesetiaan pada figur itu menguat. Itu karakter presidensil di mana figur semakin meningkat karena itu seringkali terkonfirmasi magnet elektoral sebuah parpol adalah figur," kata Hanta Yuda dalam Polemik Sindo Trijaya FM di Warung Daun Cikini, Jakpus, Sabtu (15/3/2014).
Pemilu 2004 dan 2009 menjadi contoh pembuktian figur mendorong suara parpol. Saat itu faktor Susilo Bambang Yudhoyono bisa membawa Demokrat sebagai pemenang Pemilu 2009.
"Hari ini bagaimana efek Jokowi ke PDIP, kemudian Gerindra itu sangat terkatrol dengan Pak Prabowo, Demokrat dengan Pak SBY, itu akan berpengaruh. Figur-figur kuat mempengaruhi perkembangan demokrasi," imbuhnya.
Pada Pilpres 2014, sejumlah tokoh sudah menyatakan diri sebagai bakal capres di antaranya Aburizal Bakrie (Golkar) Wiranto dari Hanura, Prabowo Subianto (Gerindra). Dari PDIP, Joko Widodo menyatakan kesiapan bersaing di Pilpres bulan Juli 2014.
(fdn/rvk)











































