"Saya dan juga staf saya tidak lihat hasil survei mana pun kecuali yang keluar dari Partai Demokrat. Karena saat ini saya baru turun dan baru all out. Saya sudah mempersiapkan beberapa iklan dan nanti ada produk baru juga," kata Dino di Hotel Grand Sahid Jaya, Jumat (14/3/2014).
Meski tak menyebut target angka tertentu, mantan Dubes RI untuk Amerika Serikat ini yakin elektabilitasnya akan meningkat. Ia sudah mempersiapkan terobosan-terobosan andalannya.
"Saya sudah siapkan beberapa terobosan. Saya berusaha agar dua bulan ke depan popularitas dan elektabilitas bisa meningkat seoptimal mungkin," ujarnya.
Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) menempatkan Dahlan Iskan di puncak konvensi capres PD, diikuti oleh Anies Baswedan. SSSG melakukan survei pada 10 Februari hingga 5 Maret 2014. Jumlah sampelnya 1.250 orang yang berasal dari 10 kota besar, yaitu DKI, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, DIY, Palembang, Denpasar, dan Balikpapan.
Survei ini dilakukan dengan metode wawancara via telepon. Nomor telepon sampel diambil dari buku telepon. Tingkat keyakinan survei 95 persen dengan margin error 2,77 persen.
Hasilnya, tiga besar konvensi capres PD secara berurutan diprediksi dihuni oleh Dahlan Iskan, Anies Baswedan dan Gita Wirjawan. Masuknya nama Gita dalam tiga besar ini terbilang mengejutkan, karena mampu mengalahkan Marzuki Alie.
Berikut hasil survei SSSG:
1. Dahlan Iskan 22,08% turun dari survei di tahun 2013 sebesar 31,60%
2. Anies Baswedan 7,84% naik dari 5,6%
3. Gita Wirjawan 6,64% naik dari 1%
4. Marzuki Alie 2,16% naik dari 2,10%
5. Pramono Edhie 1,04% turun dari 2,60%
6. Dino Patti Djalal 0,64% naik dari 0,4%
7. Hayono Isman 0,40% turun dari 0,6%
8. Endriartono Sutarto 0,32% turun dari 1%
9. Ali Masykur Musa 0,4% turun dari 0,3%
10. Irman Gusman 0,24% naik dari 0%
11. Sinyo Harry Sarundajang 0,08% naik dari 0%
Tidak tahu 58,16% naik dari 23,90%
(trq/trq)











































