Sekjen Golkar Tegur Priyo: Fokus Saja Jadi Caleg!

Sekjen Golkar Tegur Priyo: Fokus Saja Jadi Caleg!

- detikNews
Jumat, 14 Mar 2014 19:59 WIB
Sekjen Golkar Tegur Priyo: Fokus Saja Jadi Caleg!
Jakarta - Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso meminta Ketum Golkar Aburizal Bakrie membuka kesempatan kader lain untuk jadi capres. Atas permintaannya itu, Priyo mendapat teguran keras dari Sekjen Golkar Idrus Marham.

"Tentang Priyo, saat ini fokus kita memenangkan Pemilu. Priyo itu caleg. Saya imbau agar fokus ke dapil supaya menang lagi. Dan ingat, 2009 kalau bukan suara partai, Priyo tidak masuk. Kita dapat laporan bahwa Priyo jarang turun di dapilnya," kata Idrus di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (14/3/2014).

Idrus menilai pernyataan Priyo mencerminkan ambisinya yang berlebih. Ia menasihati agar wakil ketua DPR itu fokus menarik suara pemilih agar tak membuat malu partai.

"Kita tidak bodoh. Tahu lah mana yang buat pernyataan jujur mana yang main-main punya motivasi di baliknya. Priyo fokus saja lah di dapil. Kalau wakil ketua DPR tidak terpilih, yang malu kan Golkar," tegurnya.

Mengenai usulan evaluasi pencapresan Ical bila suara Golkar tak mencapai target, Idrus menegaskan bahwa sikap partai sudah final.

"Golkar itu partai besar dan berpengalaman. Di dalamnya sistem yang efektif dan kepemimpinan kuat. Ini tercermin pada pengambilan keputusan yang demokratis sesuai aturan dan aspirasi dari survei," jelas Idrus.

"Pada Rapimnas ke-3 kita tetapkan ARB. Sistem sudah jalan, dan berdasarkan pandangan Golkar ini sudah final. Semua kader harus perjuangkan," lanjutnya.

Sebelumnya, Priyo Budi Santoso mengeluhkan sistem di Indonesia di mana Ketum partai memonopoli hak menjadi capres. Ia pun mengusulkan agar pencapresan Ical dievaluasi bila suara Golkar turun.

"Ketum partai berhak dan sangat boleh diajukan, tapi jangan tutup mata telinga terhadap tokoh lain," ujar Priyo di Gedung DPR, Kamis (13/4).

"Kalau menang, naluri saya, capres Golkar harus dikonsolidasikan untuk menang Pilpres. Kalau sebaliknya, segala sesuatunya bisa terjadi, apakah mengulang, mengkalkulasi dan melakukan langkah apa," ujar Priyo.

(trq/trq)


Berita Terkait