"Berdasarkan dari 9 survei yang kami pantau terus, hanya pak Aburizal Bakrie (ARB) dan Jokowi yang bisa maju dalam pencapresan," kata Luhut dalam jumpa persnya di Wisma Bakrie 2, Jalan Rasuna Said, Jaksel, Jumat (14/3/2014).
Ia mengatakan terus memantau survei yang dirilis berikut survei internal partai Golkar. Hasilnya hanya Golkar dan PDIP yang mampu menembus Presidential Threshold 20 persen.
Dalam dokumen yang diterima wartawan, tertera 22 nama purna TNI yang menyatakan dukungan pada Jokowi. Namun, saat jumpa pers, hanya ada 13 orang yang hadir. Mereka menilai pencapresan Jokowi sebagai langkah yang sangat tepat. Jokowi dinilai sosok yang mampu member harapan untuk Indonesia yang lebih baik.
"Keputusan itu luar biasa ditengah kerinduan rakyat akan kehadiran pemimpin yang mau mendahulukan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi," pungkasnya.
(bil/van)











































