Menneg Lingkungan Hidup Minta Maaf Pada Warga Buyat

Menneg Lingkungan Hidup Minta Maaf Pada Warga Buyat

- detikNews
Rabu, 08 Des 2004 18:35 WIB
Jakarta - Korban pencemaran Teluk Buyat menemui Menneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar. Dalam pertemuan tersebut Rachmat mengakui tindakan pemerintah yang lambat menangani kasus ini, untuk itu ia minta maaf."Pihak kami sudah melakukan langkah-langkah mengantisipasi hal ini. Sebelumnya saya ingin minta maaf agar diberikan waktu untuk mengurusi hal ini karena terkesan terlambat," ujar Rachmat dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Lingkungan Hidup Jl. D.I Panjaitan Jakarta , Rabu (8/12/2004).Warga Buyat mengeluhkan banyaknya anak-anak dan perempuan di Teluk Buyat yang menderita penyakit akibat pencemaran yang dilakukan oleh PT Newmont Minahasa Raya (NMR). "Kami minta pemerintah memperhatkan masalah disana, khususnya maslaah kesehatan. Lebih khusus lagi untuk masalah perempuan dan anak-anak, karena sebagian besar penderita adalah mereka," tutur Helen, seorang warga Buyat.Sementara itu warga Buyat lainnya mengatakan pemerintah daerah setempat tidak bersimpati pada mereka. Anwar Firman "Warga Buyat sering dianggap Pemda setempat pura-pura sakit, hanya orang miskin yang ingin kaya. Saya datang ke Jakarta untuk minta tindakan pemerintah pusat, karena kami merasa Pemda disana tidak serius mengurus hal ini," ujar Anwar Firman dengan muka memelas."Saya menyadari ada ketidaksinkronan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam kasus ini. Untuk itu saya akan lebih banyak memberikan informasi kepada mereka. Pada pertengahan Januari sekiranya kasus ini sudah bisa ke pengadilan," papar Rachmat.Lebih lanjut lagi Rachmat menyatakan akan ada tim kesehatan dari Depkes yang akan berangkat ke Teluk Buyat. "Dalam beberapa hari ini akan dikirim tim kesehatan ke Buyat, saya minta kepada pihak Depkes," katanya seraya minta maaf karena belum bisa meninjau langsung keadaan di Teluk Buyat. (dit/)


Berita Terkait