Hasyim Tawarkan Kubu Gus Dur di Mutasyar dan Forum Kultural
Rabu, 08 Des 2004 17:23 WIB
Semarang - Ketua PBNU Hasyim Muzadi akan mengakomodir kubu KH Abdurrahman Wahid untuk duduk di mutasyar, forum kulturan atau dalam lembaga-lembaga di NU. Hanya untuk posisi persisnya, masih akan dibicarakan.Selain itu, Hasyim juga menegaskan bahwa kepengurusan NU hasil muktamar ke 31 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah akan tetap memakai kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.Pernyataan Hasyim menanggapi kontroversi soal kantor PBNU di Kramar Raya yang juga akan dijadikan kantor Gus Dur. "Kami akan gunakan lantai 3, dan lantai 4 untuk Syuriah," kata Hasyim usai rapat formatur untuk menyusun kepengurusan PBNU hasil Muktamar di Hotel Pandanaran , Jalan Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (8/12/2004).Berikut tanya jawab antara Hasyim dengan wartawan?Ketua PBNU yang baru berkantor di mana?Ya di Kramat Raya. Lantai 3 itu akan digunakan untuk Ketua Umum, kemudian lantai 4 untuk Syuriah.Katanya akan ditempati Gus Dur?Lho itu kan katanya. Jangan ditanggapi. Kita tunggu saja kenyataannya.Apa Pak Hasyim akan akomodir kubu Gus Dur?Sudah pasti. Kita akan mengakomodasi melalui forum kultural, atau dalam mutasyar, atau di lembaga-lembaga PBNU.Tak kuatir ada bentrok?Gak. Tak akan ada bentrok. Kayak apa saja bentrok-bentrok itu.Ada kemungkinan islah dengan kubu Gus Dur?Segera. Setelah kepengurusan terbentuk, kami akan segera mendakati mereka.Soal ada yang menolak hasil muktamar NU?Terserah saja. Yang jelas kami hanya melaksanakan mandat muktamar ke 31 di Solo.
(jon/)











































