"Sudah ada instruksi lisan dari Pak Gubernur. Implementasinya saat ini masih sedang dirumuskan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, (14/3/2014).
Made mengatakan sekitar 6.800 PNS golongan III dan IV akan mengikuti tes ulang. Mereka terdiri dari 858 orang untuk PNS golongan III, dan 5.942 untuk PNS golongan IV.
Tes tersebut sifatnya wajib. Sebab dari hasil seleksi tersebut karena dari hasilnya akan diketahui semua profil dan sejauh mana kemampuan para birokrat untuk menyelesaikan permasalahan di Ibukota.
Tes tersebut merupakan bagian dari rangkaian seleksi terbuka lelang jabatan yang telah dilakukan sebelumnya seperti seleksi lurah dan camat, kepala puskemas, kepala rumah sakit, dan kepala sekolah.
Dalam pelaksanaannya nanti, BKD DKI akan menggandeng konsultan swasta.
Meski begitu, Made belum bisa memastikan kapan tes tersebut akan dilaksanakan.
"Tapi pimpinan ingin kalau bisa April sudah mulai. Kami harus perhitungkan kesiapan segala macamnya karena jangan sampai mengganggu kinerja PNS yang melakukan tes," jelas Made.
Sebelumnya Ahok menjelaskan tes ini diharapkan memunculkan pejabat-pejabat muda yang potensial. Dengan tes ini, ia mencontohkan banyak PNS yang keilmuannya terkadang tak sesuai dengan penempatannya.
(sip/aan)











































