Boy Sadikin Kritik Ahok: Janganlah Gebrak-gebrak Meja di Depan Umum

Boy Sadikin Kritik Ahok: Janganlah Gebrak-gebrak Meja di Depan Umum

- detikNews
Kamis, 13 Mar 2014 16:48 WIB
Boy Sadikin Kritik Ahok: Janganlah Gebrak-gebrak Meja di Depan Umum
Boy Sadikin
Jakarta - Kemarahan Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) kepada bawahannya di depan muka para pengusaha penghibah bus menuai kritik. Wakil Ketua DPRD DKI dari PDIP, Boy Bernardi Sadikin, menganggap Ahok membela pengusaha di depan anak buahnya.

"Janganlah gebrak-gebrak meja di depan umum. Kalau yang lain (pengusaha-red) pulang, terus mau marah-marahin mereka (bawahan) sih nggak masalah. Ahok seakan-akan membela pengusaha gede," kata Boy di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Ahok marah lantaran beberapa pengusaha dipersulit ketika ingin menghibahkan bus karena kepala dinas ingin iklan yang tampil di bus itu dikenakan biaya. Boy menyatakan dengan tegas, hak Pemprov DKI untuk meminta pajak iklan kepada pengusaha yang menghibahkan bus mereka.

"Jangan mau diatur pengusaha dong! DKI itu sekarang ada target kenaikan pajak reklame. Semuanya naik, PBB aja naik. Pemprov sudah diatur (pengusaha-red)!" kata Boy tegas.

Boy menyarankan agar pemberian bus itu tidak menggunakan nama 'hibah'. Karena hibah merupakan pemberian tanpa syarat, termasuk syarat bebas reklame di bus itu.

"Mending nggak usah pakai nama CSR atau hibah. Sudah, sebut saja kompensasi atau barter, jangan disamarkan menjadi hibah!" ujar Boy sambil duduk di depan poster Soekarno.

Kemarahan Ahok yang diwarnai dengan aksi gebrak meja itu terjadi pada Selasa (11/3) di Balai Kota Jakarta. Ahok marah sambil menunjuk-nunjuk Kepala BPKD Endang Widjajanti, Kepala Dinas Pajak Iwan Setiawandi, Kepala Biro Hukum Sri Rahayu, dan Asisten Sekda Bidang Pembangunan Wiryatmoko.



(dnu/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads