"Berkaitan dengan spekulasi bahwa malam hari ini di DPP Partai ada rapat terkait dengan penetapan capres dan cawapres, maka ditegaskan DPP partai hari ini tidak mengadakan rapat," tegas Tjahjo kepada detikcom, Kamis (13/3/2014).
Menurut Tjahjo, konsentrasi kepartaian ditempatkan pada upaya mempersiapkan pemenangan Pemilu. Banyak pengurus DPP yang ke daerah pemilihan untuk melakukan persiapan akhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"DPP partai telah menyiapkan juru-juru kampanye yang handal guna menggelorakan semangat rakyat. Target pilpres 27.02 persen cukup realistis untuk dicapai," lanjutnya.
Tjahjo menuturkan penegasan Jokowi sebagai capres hari ini baru rumor. Pada akhirnya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang akan memutuskan.
"Terkait dengan berbagai rumor yang muncul bahwa Ibu Ketua Umum DPP Partai akan mendeklarasikan capres dan cawapres, perlu kami tegaskan bahwa pencalonan capres dan cawapres merupakan momentum politik yang sangat strategis yang ikut menentukan nasib bangsa dan negara ke depan," kata Tjahjo diplomatis.
"Dengan demikian ketika momentum tiba, dipastikan akan disampaikan secara khusus, tanpa menimbulkan berbagai spekulasi. Kepada seluruh jajaran internal disampaikan arahan Ketua Umum DPP Partai agar terus menegakkan disiplin Partai dan terus menerus memiliki kesadaran revolusioner utk menempatkan momentum pencapresan sebagai momentum politik untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi," pungkasnya.
(van/try)










































