"Menuju hari H tenyata ada problem mengenai linmas. Salah satunya kami lihat dalam keputusan kesimpulan rapat dengar pendapat soal anggaran tidak ada yang secara ekplisit mendiskusikan pengadaan dua anggota linmas," kata Agun di Kantor Pusat Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, kamis (13/3/2013).
Agun menambahkan, setuju atau tidaknya DPR berdasarkan dari kesiapan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran. Menurutnya sudah ada Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yang menjadi salah satu mitra pengawas pemilu. Anggaran Rp 847 miliar untuk PPL juga sudah disetujui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, KPU mengajukan anggaran tambahan sebesar Rp 1,7 triliun untuk kebutuhan pengadaan 2 orang personel linmas di TPS dan biaya pendirian TPS. Anggaran tersebut disetujui Kemeneku sebesar Rp 1,3 triliun dari Rp1,7 triliun yang diajukan oleh KPU. Saat ini anggaran tersebut masih menunggu persetujuan dari DPR.
(slm/trq)











































