Berdasarkan pantauan di depan gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (13/3/2014), pendemo berdoa sambil duduk di jalanan aspal sekitar pukul 09.40 WIB. Mereka menutup satu dari dua lajur Jalan Merdeka Utara yang mengarah ke Masjid Istiqlal.
Pendemo juga terlihat membentangkan spanduk berukuran 1x3 meter. Spanduk tersebut bertuliskan 'Hati-hati dan waspada terindikasi ada oknum MA yang menjadi makelar kasus dan terkena virus kapitalis'. Mereka berasa dari GMBI cabang Bandung, Karawang, Sukabumi, dan Sumedang.
"Ya Allah kami meminta ampun. Semoga diampuni dosa-dosa kami jika hari ini kita terlalu lancang berbicara soal hukum. Di mana hukum itu yang tertinggi di tangan Allah SWT," ujar pendemo yang bertugas memimpin doa.
Lalu lintas di depan MA masih terpantau lancar karena volume kendaraan yang melewati Merdeka Utara tak terlalu tinggi. Nampak berjaga puluhan polisi untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, terlihat juga Wakapolsek Gambir Kompol Kasmono di barisan depan pengamanan.
(rna/asp)











































