Ke Mana Larinya Sudjiono Timan?
Rabu, 08 Des 2004 14:12 WIB
Jakarta - Ke mana Sudjiono Timan bersembunyi sehingga aparat Kejaksaan gagal mengeksekusinya Rabu kemarin? Belum ada sinar terang. Kediamannya yang tertulis di berkas perkaranya pun hingga kini melompong.Dalam berkas perkara, mantan Dirut PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia ini, mempunyai dua alamat tempat tinggal. Yang pertama adalah Jl.Diponegoro 46, Jakpus.Ketika dijenguk detikcom Rabu siang (8/12/2004), rumah dua lantai yang cukup besar itu tampak terparkir dua mobil di halaman rumah. Mobil pertama adalah Toyota Camry nopol D 888 NW dan sebuah mobil tertutup terpal. Juga terparkir sebuah motor Honda dan mobil yang disimpan di garasi adalah Toyota Alphard B 368 RZ.Rumah bercat krem ini memiliki taman luas dan terletak tepat di sebelah kanan Kedubes Austria. Rumah itu berpagar warna hijau setinggi 2 meter dan tertutup fiber glass.Terlihat 3 orang satpam tengah ngobrol di posnya. Ketika ditanya apakah kediaman yang dijaganya adalah rumah Sudjiono, satpam sempat berkata, benar. Tapi mereka kemudian meralatnya. "Eh tidak, ini rumah mertuanya," kata satpam tersebut.Satpam mengaku Sudjiono tidak pernah mampir ke rumah itu. "Selama saya jaga di sini tak pernah melihat Pak Sudjiono, soalnya ini rumah orangtua istrinya," terangnya.Ditanya soal istrinya, satpam juga mengaku tak tahu menahu. "Nggak, nggak pernah lihat," tegasnya. Lho, katanya melahirkan? "Nggak tahu. Saya cuma jaga keamanan di sini," jawabnya.Kediaman Sudjiono yang kedua -- menurut berkas perkara -- terletak di Jl Prapanca 3/PI, Kebayoran Baru, Jaksel. Rumah itu laksana rumah tua yang tertutup tumbuhan tinggi nan rimbun. Pagar hijau setinggi 2 meter komplet dengan fiber glassnya menjadikan rumah itu semakin tidak terlihat. Pagar itu selalu tertutup rapat. Untuk menemukan rumah itu, diperlukan bantuan seorang petugas PT Pos Indonesia yang kebetulan berada di kawasan tersebut.Seorang perempuan paruh baya menerima detikcom dari balik pintu pagar. "Apa benar ini rumah Pak Sudjiono?" Perempuan itu menjawab singkat,"Pak Sudjiono kan sudah meninggal." Pintu pagar lalu ditututup kembali.Selain perempuan itu, di rumah berlantai 1 itu tampak seorang pemuda, seorang perempuan tua, dan seorang anak. Tidak ada kendaraan yang terparkir di situ. Halaman rumah juga tidak tampak luas.Kedua rumah itu pada Selasa kemarin juga telah didatangi aparat Kejari Jaksel yang hendak mengeksekusi Sudjiono untuk masuk hotel prodeo selama 15 tahun. Tapi rumah pertama oleh penghuni rumah dinyatakan sebagai rumah mertua Sudjiono. Sedangkan rumah di Jl Prapanca menurut aparat yang mengecek, dikatakan sebagai rumah orangtua Sudjiono. Pengacaranya mengaku kontak terakhir dengan terpidana pada lebaran silam.
(nrl/)











































