"Dua-duanya (Hafitd dan Sifa) itu, tadi peluk-pelukan di depan saya, nangis-nangis di Polda," tutur pengacara Sifa, Syafri Noer usai mendampingi orang tua Sifa dan Ibunda Hafitd bertemu keluarga korban di Jl Layur Blok ABCD, Rawamangun, Jaktim, Rabu (12/3/2014) malam.
Kedua tersangka ini juga meminta maaf karena perbuatannya menghabisi nyawa orang lain. "Rasa penyesalan itu kelihatan sekali," ujarnya.
Kepada Syafri, Sifa mengaku tidak berniat membunuh Ade Sara Angelina Suroto, mahasiswi Universitas Bunda Mulia. Saat ini kondisi fisik kedua tersangka dalam keadaan lemah.
Kasus pembunuhan ini juga membuat shock orang tua keduanya. Usai bertemu ayah dan Ibu Sara, Suroto dan Elizabeth Diana, orang tua Sifa dan Ibunda Hafitd tidak bersedia memberi keterangan kepada wartawan.
"Kondisinya tertekan sekali memang. Keluarga tentu juga tidak pernah mengira akan terjadi kejadian seperti ini," ujarnya.
Orang tua tersangka datang ke rumah korban untuk meminta maaf. Suroto dan Elizabeth mengatakan memaafkan perbuatan tersangka, namun tetap meminta proses hukum dilanjutkan sebagai pertanggungjawaban perbuatan pidana.
(fdn/mok)











































