"Untuk twitter atas nama Aasyifa itu tidak benar, karena sejak mereka ditangkap tidak pernah gunakan alat komunikasi handphone," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/3/2014).
Rikwanto menambahkan, setelah ditahan aparat polisi, Sifa tidak dapat lagi menggunakan hak-haknya sebagaimana masyarakat umum lainnya.
"Apalagi beraktivitas twitter-an menggunakan HP (handphone)," imbuhnya.
Dikatakan Rikwanto, Sifa sendiri telah menutup akun twitternya beberapa waktu setelah terjadi pembunuhan.
"(Akun twitter Sifa) Itu sudah ditutup, kalau ada itu yang meniru-niru, seolah-olah itu Aasyifa," pungkasnya.
(mei/mok)











































