Dr Eriana Melinawati SpOG, Kepala Klinik Sekar Moewardi (klinik fertilitas untuk program pasangan yang belum mempunyai keturunan milik RS Dr Moewardi) mengatakan kedua bayi tersebut merupakan hasil dari program bayi tabung ke-12 semenjak klinik tersebut melayani program bayi tabung pada sejak tahun 2010 lalu hingga sekarang.
"Sudah 14 pasien yang kita tangani, tiga di antaranya berhasil terjadi pembuahan dan ditanamkan di dalam rahim ibunya, namun dua di antaranya mengalami keguguran. Sedangkan pada pasien yang ke-12 ini berhasil lahir selamat lewat operasi cesar pada November 2013 lalu," ujar Eriana, Rabu (12/3/2014).
Eriana mengatakan ini dari kedua bayi itu adalah seorang perempuan berusia 32 tahun yang telah menikah 6 tahun tanpa dikaruniai anak. Dua tahun lalu dari hasil pemeriksaan intensif diketahui bahwa saluran telur si ibu mengalami pembengkakan sehingga menghambat masuknya sperma untuk membuahi telur secara alamiah sehingga harus diangkat.
"Selanjutnya solusi yang diberikan agar bisa mempunyai keturunan adalah melalui in vitro fertilisation atau yang lumrah disebut bayi tabung. Dari semua proses yang harus dilalui, alhamdulillah kami berhasil menanamkan dua embrio bayi ke rahim ibunya. Kedua bayi kembar laki-laki dan perempuan tersebut telah lahir dengan selamat," lanjut Eria
(mbr/try)











































