Puteh Ditahan, Kantor Gubernur Aceh Tetap Aktif

Puteh Ditahan, Kantor Gubernur Aceh Tetap Aktif

- detikNews
Rabu, 08 Des 2004 12:41 WIB
Banda Aceh - Para pegawai di kantor gubernur NAD yang terletak di Jl.T.Nyak Arief , Banda Aceh tetap bekerja seperti biasa, Rabu (8/12/2004). Tidak ada yang berubah meski sang gubernur, Abdullah Puteh, kini mendekam di Rutan Salemba Jakarta sejak Selasa kemarin.Wakil Gubernur NAD Azwar Abubakar, Sekda NAD Thantawi Ishak dan sejumlah asisten juga terlihat ngantor. Kepada wartawan, Azwar Abubakar tak bersedia berkomentar ketika ditanya soal siapa yang saat ini mengambil alih tugas-tugas gubernur.Ketika meninggalkan kantornya, pria yang juga ketua DPW PAN NAD ini hanya melemparkan senyumnya. Kabarnya, siang ini bersama Sekda dan juga pejabat daerah lainnya, Azwar akan bertolak menuju Jakarta.Sedangkan Sekda NAD, Thantawi Ishak pada wartawan mengaku meskipun gubernur telah ditahan, pemerintahan di Aceh tetap akan berjalan. "Karena tidak ada gubernur, tugas gubernur bisa dijalankan wagub. yang penting roda pemerintahan tidak vakum," katanya singkat.Sementara itu, menurut pantauan detikcom sejak kemarin petang hingga siang ini, warga Banda Aceh di semua tempat ramai membicarakan berita penahanan Abdullah Puteh. Kalau "memang bersalah, dia harus diproses secara hukum. Tapi jika tidak, KPK juga harus fair. Sekarang ini kita kan belum tahu dia bersalah atau tidak," ujar Sri Hartati, seorang mahasiswa di Banda Aceh, pada detikcom, Rabu (8/12).Sedangkan Ismail, yang sehari-hari membuka warung di persimpangan Simpang Lima Banda Aceh mengaku senang dengan penahanan Puteh. "Dari kemarin sampai hari ini, orang-orang di warung bicara tentang dia saja. Senanglah dengar kabar itu. Soalnya dia kan ngambil uang rakyat," katanya polos.Sejak Selasa kemarin, KPK resmi menahan Puteh di Rutan Salemba selama 20 hari ke depan terkait kasus korupsi pembelian helikopter oleh Pemda NAD. Dalam kasus ini, negara disebut-sebut dirugikan senilai Rp 4 miliar. (nrl/)


Berita Terkait