Hamdi Muluk: Ada 2 Hal yang Menyebabkan Elektabilitas Jokowi Turun

Hamdi Muluk: Ada 2 Hal yang Menyebabkan Elektabilitas Jokowi Turun

- detikNews
Rabu, 12 Mar 2014 18:14 WIB
Hamdi Muluk: Ada 2 Hal yang Menyebabkan Elektabilitas Jokowi Turun
Jakarta - Gubernur DKI Joko Widodo selalu mendulang suara tertinggi di dalam beberapa hasil survei pada tahun 2013. Namun di awal tahun 2014, elektabilitas Jokowi mengalami penurunan.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk menyebut elektabiltas Jokowi mulai mengalami penurunan hingga menjadi 30,3 persen, berbeda jauh saat November 2013 dan Desember 2013 yang mencapai hingga sekitar 50 persen.

"Menurut saya popularitas Jokowi mulai turun ada dua penyebab karena banjir dan bus berkarat," ujar Hamdi Muluk di kantor Indo Barometer, Jalan Tebet Barat Dalam IV No 13, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamdi menjelaskan, kurangnya gebrakan-gebrakan yang dilakukan Jokowi ikut mempengaruhi elektabilitasnya. "Namun tetap persoalan bus berkarat menjadi kasus paling besar Jokowi di DKI Jakarta, kalau masalah banjir itu masih dapat dimaklumi, karena itu kan bencana," jelasnya.

Ada pun sisa suara yang sebelumnya memilih Jokowi, Hamdi menilai beralih ke Prabowo Subianto.

"Elektabilitas Prabowo relatif stabil, jadi penurunan suara Jokowi pindah ke mana? Bisa aja pindah ke Prabowo," imbuhnya.

Berikut hasil survei elektabilitas calon presiden dari Indo Barometer:

1. Joko Widodo: 30,3 persen
2. Prabowo Subianto: 15,8 persen
3. Aburizal Bakrie: 11,8 persen
4. Wiranto: 6,4 persen
5. Megawati: 6,4 persen
6. Muhaimin Iskandar: 1,2 persen
7. Hatta Rajasa: 1,1 persen
8. Surya Paloh: 1,0 persen
9. Jusuf Kalla: 0,6 persen
10. Suryadharma Ali: 0,5 persen
11. Dahlan Iskan: 0,5 persen
12. Lainya: 1,3 persen
13. Tidak menjawab: 23 persen

(tfn/trq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini