"Saya nggak ingat dari kapan mulung. Yang pasti saya kumpulin duit hasil mulung sudah lama," kata Ely ketika ditemui di Panti Sosial Bina Insan, Cengkareng, Rabu (12/3/2014).
Ely menuturkan nantinya uang yang sudah ia kumpulkan akan digunakan untuk membeli sebuah rumah untuk dirinya berteduh. Karena selama ini wanita asal Madiun itu tinggal disebuah gerobak sederhana miliknya.
"Susah nyari tempat buat tinggal. Makanya saya kumpulin uang buat beli rumah. Dan uang juga disimpan di dalam gerobak," jelas Ely.
Ely pun mengaku kaget ketika pada Selasa kemarin dirinya diangkut petugas Satpol PP Jakarta Pusat sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu dirinya sedang tertidur di dalam gerobaknya.
"Lagi tidur tiba-tiba diangkut, kaget saya. Gerobak saya juga diangkut sama petugas. Yang kasihan anjing saya sekarang nggak sama saya, dia pasti nyariin saya kelaparan," ujarnya.
Kini Ely hanya bisa pasrah harus tinggal di panti sosial. Dia pun mengaku tak betah tinggal bersama puluhan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya. "Nggak betah saya, mendingan di jalanan. Disini susah tidur banyak orang," tutupnya.
(spt/kff)











































