Ditelusuri lewat fasilitas Google Maps, Rabu (13/3/2014), pulau tersebut berada di sisi timur Pulau Sumatera. Jaraknya cukup dekat dengan daratan Indonesia.
Sejak tiga hari terakhir, area pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH 370 memang diperluas hingga ke arah barat. Tim dari beberapa negara, termasuk Indonesia membantu proses ini. Awalnya ada informasi pesawat mengarah ke barat, namun belakangan dibantah otoritas Malaysia.
TNI AU ikut membantu proses pencarian. Sayang, hingga kini belum menemukan hasil apa pun. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Soewondo, Kolonel (Pnb) SM Handoko menyatakan, area pencarian yang dilakukan menggunakan pesawat nomor AI-7303 jenis Boeing 737-200, sudah cukup luas. Pencarian juga sudah dilakukan secara bolak-balik.
"Kemarin pencariannya pola vertikal, sementara hari ini horizontal untuk lebih mengerucutkan pencarian. Namun belum ditemukan tanda-tanda," kata Handoko
Di sisi lain, sekelompok nelayan menemukan mayat pria di Pulau Salahnama, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut). Mayat itu ditemukan pada Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Personel SAR BPBD Batubara Abdul Azis menyatakan, mereka berangkat menjemput mayat tersebut dengan menggunakan perahu. Mereka tiba sekitar pukul 12.00 WIB.
"Mayat tersebut jenis kelaminnya pria, menggunakan kemeja dan celana jeans warna biru. Tidak pakai sepatu. Anggota tubuhnya masih lengkap, dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan," katanya.
Mayat tersebut selanjutnya dibawa ke Puskesmas Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Batubara untuk kepentingan autopsi. Pihak kepolisian sudah mendapat laporan mengenai penemuan mayat ini. Belum jelas apakah ada kaitan mayat ini dengan hilangnya pesawat MAS MH370.
View Larger Map
(mad/nrl)











































