"Begini, pada saat kampanye tentu presiden benar-benar akan menjalankan tugas sebagai ketua umum partai sekaligus sebagai ketua dewan pembina Partai Demokrat. Namun demikian beliau sendiri kan tidak bisa lepas begitu saja dari jabatan presiden, jabatannya tentu tetap, artinya memang tugas sebagai presiden dan tidak akan tumpang tindih atau tercampur dengan saat bilamana Presiden melakukan kampanye PD," jelas Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha di Mako Armatim, Surabaya, Rabu (12/3/2014).
Julian mengatakan Wapres Boediono akan menjalankan tugas-tugas Presiden SBY selama cuti tersebut. Presiden SBY akan berkordinasi dengan Wapres Boediono soal tugas-tugas tersebut.
"Sudah dikoordinasikan dan sudah dibicarakan juga dengan Pak Wapres sehingga pada saat di mana Pak SBY menjalankan kampanye, beliau sebagai Ketum Demokrat tentu tugas-tugas kepala negara tidak akan terabaikan, akan tetap berjalan. Di samping kordinasi dengan Pak Wapres beliau tetap memprioritaskan dan mengutamakan tugas sebagai Presiden," paparnya.
Sejauh ini, Presiden SBY hanya akan mengambil cuti selama dua hari. Julian belum tahu apakah SBY akan mengambil cuti di waktu lain.
"Saya belum tahu, sementara yang telah diusulkan dan yang memproses semua itu adalah Mensesneg," kata Julian.
(mpr/aan)











































