3 Fakta Baru Terkait Pengguna Paspor Curian

Pesawat MAS Hilang

3 Fakta Baru Terkait Pengguna Paspor Curian

- detikNews
Selasa, 11 Mar 2014 08:59 WIB
3 Fakta Baru Terkait Pengguna Paspor Curian
Jakarta - Sedikitnya 10 negara membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang di perairan Laut China Selatan. Pesawat itu membawa 227 penumpang dan 12 awak pesawat dan di antara 227 penumpang tersebut ada 2 penumpang yang mencurigakan.

2 Penumpang itu menggunakan paspor curian milik warga negara Austria dan Italia. Akibatnya, muncul isu pesawat Boeing 777-200 itu hilang akibat kegiatan terorisme. Namun belum ada yang bisa memastikannya.

Catatan detikcom, Selasa (11/3/2014), sedikitnya ada tiga fakta baru terkait dua penumpang misterius itu. Fakta baru ini terungkap dari CCTV Bandara Kuala Lumpur.

Sejumlah masyarakat di Malaysia, China dan negara lainnya pun bertanya-tanya. Mengapa imigrasi Malaysia mengizinkan kedua pria misterius melakukan perjalanan dengan paspor yang bukan milik mereka.

Semuanya fakta baru ini terangkum sebagai berikut:



1. Tidak Berwajah Asia

Rekaman CCTV Bandara Kuala Lumpur menunjukkan dua pengguna paspor curian itu tidak berwajah Asia. Temuan baru ini membantah dugaan awal penggunanya orang Asia.

"Sudah bisa dikonfirmasi sekarang bahwa mereka tidak tampak seperti pria Asia," ujar Kepala Departemen Penerbangan Sipil Malaysia Azharuddin Abdul Rahman, seperti yang dikutip dari thestar.com.my, Senin (10/3) kemarin.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Malaysia Zahid Hamidi mengatakan, dua penumpang misterius itu berwajah Asia. Informasi ini berdasarkan data yang diterima pejabat Malaysia. Namun rekaman CCTV bandara mengungkap hal yang berbeda.

"Saya masih bingung, bagaimana (petugas Imigrasi) tidak berpikir seorang pria Italia dan Austria namun dengan wajah Asia," kata Zahid.

1. Tidak Berwajah Asia

Rekaman CCTV Bandara Kuala Lumpur menunjukkan dua pengguna paspor curian itu tidak berwajah Asia. Temuan baru ini membantah dugaan awal penggunanya orang Asia.

"Sudah bisa dikonfirmasi sekarang bahwa mereka tidak tampak seperti pria Asia," ujar Kepala Departemen Penerbangan Sipil Malaysia Azharuddin Abdul Rahman, seperti yang dikutip dari thestar.com.my, Senin (10/3) kemarin.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Malaysia Zahid Hamidi mengatakan, dua penumpang misterius itu berwajah Asia. Informasi ini berdasarkan data yang diterima pejabat Malaysia. Namun rekaman CCTV bandara mengungkap hal yang berbeda.

"Saya masih bingung, bagaimana (petugas Imigrasi) tidak berpikir seorang pria Italia dan Austria namun dengan wajah Asia," kata Zahid.

2. Mirip Balotelli

Kepala Departemen Penerbangan Sipil Malaysia, Azharuddin Abdul Rahman memastikan sosok kedua pria itu bukan Asia berdasarkan CCTV bandara. Para pekerja media setempat kemudian bertanya-tanya, seperti apa penampilan kedua pria itu? Namun Rahman tak menjelaskan rinci ciri-ciri keduanya.

"Apakah Anda tahu pemain sepak bola dengan nama Balotelli?" ujar Rahman merujuk pada sosok penyerang klub AC Milan saat menjawab pertanyaan para pekerja media itu, Senin (10/3).

Selain merujuk pada perawakan pemain bola profesional itu, Rahman tidak memberikan detil lainnya. Hal ini untuk investigasi otoritas setempat untuk menguak dugaan adanya jaringan paspor curian.

2. Mirip Balotelli

Kepala Departemen Penerbangan Sipil Malaysia, Azharuddin Abdul Rahman memastikan sosok kedua pria itu bukan Asia berdasarkan CCTV bandara. Para pekerja media setempat kemudian bertanya-tanya, seperti apa penampilan kedua pria itu? Namun Rahman tak menjelaskan rinci ciri-ciri keduanya.

"Apakah Anda tahu pemain sepak bola dengan nama Balotelli?" ujar Rahman merujuk pada sosok penyerang klub AC Milan saat menjawab pertanyaan para pekerja media itu, Senin (10/3).

Selain merujuk pada perawakan pemain bola profesional itu, Rahman tidak memberikan detil lainnya. Hal ini untuk investigasi otoritas setempat untuk menguak dugaan adanya jaringan paspor curian.

3. Beli Tiket Atas Nama Ali

Dua orang penumpang pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 370 yang menggunakan paspor palsu diketahui membeli tiket pesawat dari Pattaya, Thailand. Mereka mengontak penjual tiket dan memesan atas nama Ali.

Seperti yang dilansir thestar.com.my yang mengutip dari Financial Times, Selasa (11/3/2014), dua pria itu menghubungi biro perjalanan Grand Horizon di Pattaya untuk mendapatkan tiket murah ke Eropa. Pemilik biro perjalanan bernama Benjaporn Krutnait menerima pesanan tiket untuk dua orang pada 1 Maret 2014 menggunakan nama Ali yang diduga berasal dari Iran.

Namun Ali tak mengkonfirmasi pesanan tiket ke Eropanya itu. Ia malah membatalkan pesanan itu dan menggantinya dengan penerbangan Kuala Lumpur-Beijing Malaysia Airlines MH 370.

3. Beli Tiket Atas Nama Ali

Dua orang penumpang pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 370 yang menggunakan paspor palsu diketahui membeli tiket pesawat dari Pattaya, Thailand. Mereka mengontak penjual tiket dan memesan atas nama Ali.

Seperti yang dilansir thestar.com.my yang mengutip dari Financial Times, Selasa (11/3/2014), dua pria itu menghubungi biro perjalanan Grand Horizon di Pattaya untuk mendapatkan tiket murah ke Eropa. Pemilik biro perjalanan bernama Benjaporn Krutnait menerima pesanan tiket untuk dua orang pada 1 Maret 2014 menggunakan nama Ali yang diduga berasal dari Iran.

Namun Ali tak mengkonfirmasi pesanan tiket ke Eropanya itu. Ia malah membatalkan pesanan itu dan menggantinya dengan penerbangan Kuala Lumpur-Beijing Malaysia Airlines MH 370.
Halaman 2 dari 8
(vid/asp)


Berita Terkait