Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (10/3/2014) malam. Menurut saksi mata, Sumilah, saat itu taksi berjalan perlahan, lalu tiba-tiba sebuah Metromini jurusan Blok M-Pasar Minggu menabrak taksi itu dari belakang hingga kehilangan kendali dan menabrak sebuah warung serta ruko.
"Taksi langsung terdorong menabrak warung saya dan ruko. Saya langsung panik, teriak," ujar Sumilah.
Salah seorang warga yang tengah duduk di warung tersebut terjepit taksi yang menabrak ruko. "Satu orang terjepit. Untung selamat," katanya.
Tak lama kemudian, petugas polisi tiba di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sang sopir taksi, sopir Metromini, beserta kondekturnya dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.
"Sopir Metromininya tadi sempat mau kabur, tapi langsung disuruh berhenti sama warga. Orangnya masih muda," kata Sumilah.
Akibat peristiwa ini, bagian belakang sebelah kanan taksi mengalami penyok. Sementara bagian depan sebelah kanan taksi mengalami lecet karena membentur pintu teralis besi ruko yang bengkok ke arah dalam. Walau begitu, Metromini tak mengalami kerusakan berarti.
Masih belum diketahui mengapa Metromini bernopol B 7788 AS itu bisa menabrak taksi bernopol B 1403 CTB. Kerusakan juga dialami warung Sumilah, tempat penyimpanan air minum kemasan miliknya rusak. Sementara pintu kaca ruko yang berada di balik teralis besi itu mengalami pecah.
(jor/vid)











































