"Saya harus terang koalisi itu tidak solid, problematik. Tapi kalau ditanya kenapa koalisi, lebih baik ada koalisi daripada tidak ada koalisi sama sekali," kata SBY saat bertemu dengan Chairul Tanjung dan Forum Pemimpin Redaksi di Menara Bank Mega, Jl Kapten Tendean, Senin (10/3/2014).
Hadir dalam pertemuan ini jajaran anggota Forum Pemimpin Redaksi. SBY dan Chairul Tanjung kompak memakai batik cokelat di acara ini.
Pertimbangan membangun koalisi adalah untuk mengimbangi kekuatan di DPR. Karena pengambilan keputusan dilakukan bersama antara pemerintah dan DPR.
SBY pun punya pesan khusus untuk presiden RI selanjutnya. Dia mengingatkan agar presiden berikutnya hati-hati menentukan koalisi.
"Pesan saya kepada pengganti saya nanti, harus sangat sabar. Koalisi ini problematik, kadang-kadang juga makan hati. Tapi pilihannya untuk saat ini masih diperlukan oposisi. Jadi pesan saya kepada sahabat saya nanti, hati-hati dalam mencari partner dalam koalisi," ujar SBY sembari tersenyum.
Nah kalau perolehan suara parpolnya menembus 50 persen lebih, menurut SBY, tidak perlu berkoalisi. Kalau perlu menterinya juga diisi dari parpol itu sendiri seperti di zaman Soeharto.
"Jadi oposisi itu tidak ideal, tetapi much better, dibandingkan tidak ada koalisi sama sekali," pungkas SBY.
(van/vid)











































