"Dia bagus, orangnya enggak suka dugem. Kuliahnya dulu di ITB. Kalau pulang ke Medan, dia enggak keluar rumah. Lebih suka di rumah aja baca-baca, paling kalau keluar main futsal," ujar kakak Firman, Leonard Siregar (40) saat ditemui wartawan di KLIA, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (10/3/2014).
Leonard sudah berada di Malaysia pasca insiden hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH 370 itu sejak Minggu (9/3). Selama di Malaysia, Leonard diberi fasilitas penginapan oleh MAS di Hotel Everly, Putrajaya, Malaysia.
Saat ditemui wartawan, Leonard tengah menjemput 2 saudaranya, yaitu Christine Siregar dan suaminya. Christine diketahui diplomat RI di Meksiko.
Selain Leonard, keluarga penumpang yang menginap di Hotel Everly adalah keluarga dari Sugiantolo dan Vini, dan keluarga dari Ferry dan Herry swadaya. Ketika ditanya, mereka enggan menemui wartawan yang berupaya mewawancarainya di Hotel Everly.
Leonard melanjutkan, pihak keluarga masih optimis Firman dapat ditemukan dalam keadaan baik. Leonard menuturkan adiknya pernah bekerja di perusahaan minyak di Kalimantan, Abu Dhabi, dan China.
"Dia memang cita-cita, ya dari awal bisa bekerja di perusahaan Schlumberger yang di China. Dia sangat senang karena kesampaian keinginannya," kata Leonard.
"Keluarga masih optimis dan berharap Firman kembali dengan selamat," ujar Leonard.
(rmd/jor)











































