"Alhamdullilah, turunnya semua caleg di dapil dan mereka sosialisasikan bahwa tidak semua yang disampaikan di media tentang korupsi itu benar. Kita bergerak terus. Dibandingkan periode lalu, kita sekarang mengembalikan kepercayaan lagi, bukan ambil suara partai lain. Semakin gencar caleg ke daerah, mereka menyampaikan yang sebenarnya, masyarakat kembali percaya kita," kata Max kepada detikcom, Senin (10/3/2014).
Namun PD belum puas dengan elektabilitas yang diprediksi mencapai 10%. Menurut Max, suara partainya banyak diambil parpol lain lewat goncangan pemberitaan kasus korupsi yang menimpa PD.
"Sebenarnya partai lain yang menarik suara kita, karena gonjang-ganjing di media. Kita diguncang habis-habisan di media. Kita maunya (elektabilitas) berada di angka 15%," ujarnya.
Berarti, apakah yang mendongkrak suara PD adalah caleg dan bukan konvensi capres yang selama ini digadang-gadang?
"Ya sama-sama lah. Sama-sama berjalan, punya niat yang sama. Peserta konvensi juga bersosialisasi pada masyarakat bahwa mau jadi presiden dari PD, caleg sosialisasi mau jadi anggota DPR," pungkasnya.
(van/van)











































