Cerita Penumpang Kereta Bekasi-Kota yang Berasap di Buaran

Cerita Penumpang Kereta Bekasi-Kota yang Berasap di Buaran

- detikNews
Senin, 10 Mar 2014 14:01 WIB
Cerita Penumpang Kereta Bekasi-Kota yang Berasap di Buaran
Foto: Boy/penumpang
Jakarta - Boy dan puluhan penumpang lainnya panik saat kereta jurusan Bekasi-Kota yang ditumpanginya berasap dan berhenti di dekat halte busway Buaran, Jakarta Timur. Pria yang berprofesi di bidang musik ini berusaha memecahkan kaca kereta.

"Kejadiannya pukul 11.50 WIB. Posisi di gerbong tengah keluar asap, banyak banget. Otomatis penumpang yang gerbong panik semua. Situasi gerbong lagi padat, tiba-tiba kereta berhenti. Kita ketok kaca buat keluar nggak bisa pecah. Asap kan sudah merembet ke gerbong," kata Boy yang hendak ke Stasiun Cikini untuk berkumpul bersama temannya, kepada detikcom di lokasi kejadian, Senin (10/3/2014).

Namun usaha Boy dan penumpang lainnya memecahkan kaca kereta tidak berhasil. Kemudian pintu kereta otomatis dan Boy beserta penumpang lainnya berloncatan keluar.

"Semua penumpang loncat ke bawah. Ada seorang ibu keinjek. Soalnya dari gerbong kereta ke rel tingginya 1 meter. Ada ibu yang jatuh terguling," kata Boy.

Boy menambahkan, kereta berhenti sekitar setengah jam. Belum sempat penumpang naik kembali, kereta sudah jalan kembali.

"Nggak ada informasi dari petugas kereta. Kita ditinggal begitu saja," sesal Boy yang akhirnya memilih pulang ke rumahnya dengan angkutan umum.

Senada dengan Boy, Yuri, penumpang yang merupakan mahasiswa sebuah universitas di Jakarta juga menyesalkan tindakan pihak kereta yang meninggalkan penumpang begitu saja.

"Kita ditinggal begitu saja di sini. Nggak ada pemberitahuan. Masak kita disuruh jalan ke Stasiun Buaran yang jauhnya 2 km," kata Yuri yang akhirnya memilih naik angkot pulang ke rumah.

Kereta jurusan Bekasi-Kota berasap di Buaran. Penyebabnya karena adanya gangguan di pantograf.

"Asapnya terjadi karena putusnya perangkat di pantograf," ujar Manajer Komunikasi KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunisa, ketika dihubungi detikcom, Senin (10/3/2014).

(nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads