Alamat keduanya berada di Jalan Diamond Nomor B-14, Komplek Kotabaru, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Medan. Namun bangunan berlantai dua yang merupakan rumah toko (ruko) itu bukanlah merupakan rumah tinggal.
“Memang itu rumah Sugianto, tapi hanya sebagai gudang. Rumahnya tidak di sini,” kata Wawan, petugas sekuriti komplek itu kepada wartawan, Minggu (9/3/2014) dinihari.
Sugianto menggunakan rumah di kompleks itu sebagai gudang untuk usahanya. Dia bergerak di bidang pemasangan alat penangkal petir pada bangunan rumah maupun kompleks. Pada malam hari, tak terlihat ada lampu menyala di rumah itu.
“Jadi di dalam ruko itu alat-alat untuk pemasangan penangkal petir itu,” kata Wawan.
Kepala Lingkungan III Kelurahan Titi Papan, Kingwat, menyatakan dia memang mengenal Sugianto. Sugianto sosok yang baik dan sering berkomunikasi dengan warga sekitar. Namun dia menyatakan belum mengetahui di mana alamat Sugianto Lo dan Vinny Chynthya Tio sebenarnya.
Berdasar manifes penumpang Malaysia Airlines, pasutri itu menggunakan alamat seperti di atas. Sedangkan 7 WNI di pesawat tersebut adalah:
1. Ferry Indra Suadaya (42)
2. Herry Indra Suadaya (35)
3. Lo Sugianto (47)
4. Firman Chandra Siregar (25)
5. Indrasuria Tanurisam (57)
6. Chynthyatio Vinny (47)
7. Willysurijanto Wang (53)
1. Ferry Indra Suadaya (42)
2. Herry Indra Suadaya (35)
3. Lo Sugianto (47)
4. Firman Chandra Siregar (25)
5. Indrasuria Tanurisam (57)
6. Chynthyatio Vinny (47)
7. Willysurijanto Wang (53)
Dari 7 nama itu, baru keluarga Firman Chandra Siregar yang bisa ditemui wartawan. Sedangkan Ferry dan Herry, Indrasuria serta Willysurijanto belum diketahui alamat pastinya.










































