Surti sudah 33 tahun pindah kewarganegaraan menjadi WN Belanda, karena menikah dengan pria asal Belanda. Pekan lalu dia datang ke Medan, untuk bertemu dengan keluarga.
Kakak kandung Surti, Masnur Simanjuntak menyatakan, Surti datang seorang diri. Dia rindu bertemu dengan keluarganya. Terakhir kali pulang, sekitar enam tahun silam.
βDia rindu bertemu dengan keluarga di sini, sekalian liburan,β kata Masnur Simanjuntak kepada wartawan di rumahnya Jalan Bajak II, Medan, Minggu (9/3/2014).
Setelah sepekan di Medan, maka pada Jumat (7/3) sore keluarga mengantarkan Surti ke Bandara Kuala Namu untuk berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia. Seterusnya dia akan terbang ke Amsterdam. Menurut keluarga, biasanya pesawat yang ditumpangi Surti langsung menuju Amsterdam, entah mengapa sekali ini melalui Beijing.
Keluarga mulai khawatir Surti ada masalah karena tidak kunjung memberi kabar melalui telepon. Padahal biasanya langsung mengabari jika sudah sampai. Ternyata Surti termasuk salah seorang penumpang pesawat Malaysia Airlines yang hilang kontak itu. Namanya berada di nomor urut 130 dalam manifest yang dikeluarkan Malaysia Airlines.
Mendapati situasi ini, keluarga Surti pun dilanda kecemasan. Mereka berharap pesawat dengan nomor penerbangan MH370 itu segera ditemukan, dan Surti serta seluruh penumpang lainnya dalam keadaan baik-baik saja.
(rul/nrl)











































